UIN Tambah Armada Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Rektorat, UIN Online Setelah beberapa bulan lalu membeli mobil golf, kini UIN kembali menambah armada baru berjenis minibus. Kali ini UIN membeli dua minibus bermerek Avanza dengan nomor polisi B 1049 WQN dan B 1050 WQN. Dua mobil itu dibeli seharga Rp 272,5 juta  yang dananya berasal dari anggaran Badan Layanan Umum (BLU).

Rencananya dua mobil tersebut akan digunakan sebagai kendaraan operasional para pejabat bagian keuangan dan operasional tamu. “Saat ini mobil baru Avanza belum dioperasikan karena Purek Bidang Administrasi Umum Prof  Amsal Bakhtiar baru pulang haji. Namun rencana awal, kedua mobil ini akan digunakan untuk operasional para pejabat keuangan,” kata Kepala Bagian Umum Drs Abdul Wadud ketika ditemui UIN Online di ruang kerjanya Gedung Rektorat, Rabu (9/12).

Di samping itu, lanjut dia, mengingat UIN sering kedatangan tamu dari luar negeri maupun dalam negeri, maka kendaraan tersebut juga akan dioperasikan untuk menjemput tamu-tamu tersebut. Menurut Wadud, kondisi mobil yang ada sudah tua.  “UIN terakhir membeli mobil tahun 1995, sehingga wajar kampus sebesar ini membeli dua mobil Avanza sekaligus,” katanya.

Meski dibeli di akhir tahun anggaran, sejatinya hal itu telah direncanakan untuk anggaran tahun 2009 ini. Namun baru Desember ini pihaknya membelinya, mengingat kebutuhan mobil untuk operasional sangat mendesak. “Bahkan kalau memang waktunya memungkinkan, akhir Desember ini, kami sebagai Kabag Umum akan membeli satu mobil minibus lagi bermerek Inova,” tuturnya. []

UIN Tambah Armada Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Rektorat, UIN Online Setelah beberapa bulan lalu membeli mobil golf, kini UIN kembali menambah armada baru berjenis minibus. Kali ini UIN membeli dua minibus bermerek Avanza dengan nomor polisi B 1049 WQN dan B 1050 WQN. Dua mobil itu dibeli seharga Rp 272,5 juta  yang dananya berasal dari anggaran Badan Layanan Umum (BLU).

Rencananya dua mobil tersebut akan digunakan sebagai kendaraan operasional para pejabat bagian keuangan dan operasional tamu. “Saat ini mobil baru Avanza belum dioperasikan karena Purek Bidang Administrasi Umum Prof  Amsal Bakhtiar baru pulang haji. Namun rencana awal, kedua mobil ini akan digunakan untuk operasional para pejabat keuangan,” kata Kepala Bagian Umum Drs Abdul Wadud ketika ditemui UIN Online di ruang kerjanya Gedung Rektorat, Rabu (9/12).

Di samping itu, lanjut dia, mengingat UIN sering kedatangan tamu dari luar negeri maupun dalam negeri, maka kendaraan tersebut juga akan dioperasikan untuk menjemput tamu-tamu tersebut. Menurut Wadud, kondisi mobil yang ada sudah tua.  “UIN terakhir membeli mobil tahun 1995, sehingga wajar kampus sebesar ini membeli dua mobil Avanza sekaligus,” katanya.

Meski dibeli di akhir tahun anggaran, sejatinya hal itu telah direncanakan untuk anggaran tahun 2009 ini. Namun baru Desember ini pihaknya membelinya, mengingat kebutuhan mobil untuk operasional sangat mendesak. “Bahkan kalau memang waktunya memungkinkan, akhir Desember ini, kami sebagai Kabag Umum akan membeli satu mobil minibus lagi bermerek Inova,” tuturnya. []