Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA bersama para wakil rektor dan dekan Fakultas Adab dan Humaniora meresmikan penggunaan gedung baru FAH di Jalan Tarumanegara, Ciputat, Selasa (28/2/2017). Gedung setingkat lima lantai ini memiliki 72 lokal dimana 40 lokal diantaranya diperuntukkan sebagai ruang kuliah.

Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA bersama para wakil rektor dan dekan Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) meresmikan penggunaan gedung baru FAH di Jalan Tarumanegara, Ciputat, Selasa (28/2/2017). Gedung setingkat lima lantai ini memiliki 72 lokal dimana 40 lokal diantaranya diperuntukkan sebagai ruang kuliah.

Jalan Tarumanegara, Berita UIN Online— Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) resmi menempati gedung baru usai peresmian penggunaannya, Selasa (28/2/2017). Untuk itu, terhitung akhir Februari ini, seluruh layanan administrasi akademik dan perkuliah bakal dipusatkan di gedung baru yang berlokasi di di Jalan Tarumanegara, Pisangan, Ciputat Timur.

Peresmian dilakukan langsung Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada didampingi para wakil rektor, kepala biro, dan pimpinan di lingkungan UIN Jakarta, termasuk Dekan FAH Prof. Dr. Sukron Kamil MA. Turut menghadiri peresmian para tamu dari berbagai instansi, Kementerian Agama dan Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya rektor menyampaikan selamat dan berharap penggunaan gedung baru bisa meningkatkan layanan pendidikan di lingkungan FAH. “Selamat atas penggunaan gedung barunya. Semoga para dosen dan mahasiswa bisa belajar dalam suasana yang lebih baik,” ucap rektor.

Dalam amatan Berita UIN Online, gedung berdiri setinggi lima lantai. Kasubag Rumah Tangga Abdul Halim S.Hi menuturkan,  gedung baru memiliki 72 lokal. Dari total lokal, 40 diperuntukkan sebagai ruang kelas perkuliahan dan 32 lokal untuk perpustakaan fakultas, kantor dekanat dan jurusan, termasuk ruang organisasi intra mahasiswa.

Masing-masing lokal, sebut Halim, memiliki luas 70m2 sehingga bisa menampung 50 mahasiswa dalam satu kelas. “Dengan desain ruang perkuliahan demikian, mudah-mudahan aktifitas perkuliahan mahasiswa juga jadi lebih kondusif lagi,” tuturrnya.

Dalam sambutannya, rektor mengaku bersyukur, pembangunan gedung ini seluruhnya dari dana haji yang disimpan dalam Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 2016 senilai Rp 40 miliar. “Alhamdulillah, pemerintah melalui Kementerian Agama merestui penggunaan dana melalui skema pinjaman/hibah  dalam negeri, sehingga kita bisa memperluas sarana pendidikan,” ujarnya.

Di sisi lain, rektor juga berharap, penggunaan gedung baru FAH bisa mengurangi beban kapasitas ruang di wilayah kampus I.  Dalam kondisi normal, sebut rektor, jumlah mahasiswa beraktifitas di kampus satu mencapai 20.000 orang.

Dengan jumlah sebanyak itu, lanjut rektor, beban juga makin berat mengingat banyaknya kendaraan roda dua dan empat yang parkir di wilayah kampus I. “Dengan perpindahan ini, mudah-mudahan mahasiswa mendapat suasana belajar yang relatif lebih tenang dan menyenangkan,” tambahnya. (Farah NH/zm)

Share This