UIN Masuk Finalis IWIC 2009 Kategori Riset

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

FST, UIN Online - Tim Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang diwakili Arini MT dan Imam Marzuki Shofi MT berhasil masuk babak final pada ajang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 yang berlangsung di Jakarta, 29 Oktober 2009 lalu. Arini dan Imam yang membawa proposal konsep berjudul Centralized Wireless Authentication Infrastructure selanjutnya akan bersaing bersama empat finalis lainnya untuk kategori Research and Development for Wireless Technology (RDWT).

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 merupakan sebuah kompetisi inovasi yang diselenggarakan PT Indosat di bidang teknologi Wireless. Kompetisi ini merupakan wujud komitmen Indosat untuk terus memberikan layanan dan manfaat lebih kepada masyarakat. Di usianya yang ke-42 tahun, Indosat terus berusaha mencerdaskan bangsa melalui bidang pendidikan dengan program INDONESIA BELAJAR.

Dihubungi di sela kesibukannya di FST, Selasa (26/1), Arini tampak berbinar. “Saya sangat bersyukur sekali, akhirnya kami dari UIN Jakarta masuk lima finalis IWIC 2009 kategori riset, padahal sebelumnya tim kami tak terduga dapat masuk lima finalis, karena kami bukan dari kampus yang berlatar belakang teknologi,” tuturnya.

Arini menuturkan, ketertarikannya mengikuti IWIC 2009 bermula saat ia mengetahui mahasiswa Jurusan TI/SI yang mengikuti kompetisi tersebut pada tahun lalu dan berhasil masuk finalis. Keberhasilan mahasiswanya itu memotivasinya bersama tim dosen dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) UIN Jakarta untuk mengikuti ajang serupa. Ia pun mengirimkan proposal penelitian ke panitia IWIC.

Untuk masuk menjadi salah satu lima finalis terpilih kategori riset, lanjut Arini, panitia IWIC hanya mensyaratkan proposal penelitian. Pihaknya tidak diminta mendemonstrasikan proposal tersebut. Dari proposal itulah tim juri akhirnya memutuskan para finalis yang lolos.

Proposal berjudul Centralized Wireless Authentication Infrastructure yang Arini dan timnya kirimkan ternyata lolos menjadi salah satu finalis. “Kami lolos karena sangat memperhatikan aplikasinya seperti persyaratan yang dibutuhkan, kemudian ada unsur pengetahuan, ada hubungan integrasi aplikasinya, berinovasi dan aplikasi alternatif lain,” kata Arini.

Kini setelah lolos, para finalis selanjutnya harus meneliti sesuai apa yang ada di proposal penelitiannya. Kelima finalis diberikan modal dari Indosat sebesar 100 juta rupiah untuk kebutuhan dana awal riset. Dan hasil laporannya akan diketahui paling lambat  delapan bulan sejak Januari 2010. []

UIN Masuk Finalis IWIC 2009 Kategori Riset

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

FST, UIN Online - Tim Dosen Fakultas Sains dan Teknologi (FST) yang diwakili Arini MT dan Imam Marzuki Shofi MT berhasil masuk babak final pada ajang Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 yang berlangsung di Jakarta, 29 Oktober 2009 lalu. Arini dan Imam yang membawa proposal konsep berjudul Centralized Wireless Authentication Infrastructure selanjutnya akan bersaing bersama empat finalis lainnya untuk kategori Research and Development for Wireless Technology (RDWT).

Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) 2009 merupakan sebuah kompetisi inovasi yang diselenggarakan PT Indosat di bidang teknologi Wireless. Kompetisi ini merupakan wujud komitmen Indosat untuk terus memberikan layanan dan manfaat lebih kepada masyarakat. Di usianya yang ke-42 tahun, Indosat terus berusaha mencerdaskan bangsa melalui bidang pendidikan dengan program INDONESIA BELAJAR.

Dihubungi di sela kesibukannya di FST, Selasa (26/1), Arini tampak berbinar. “Saya sangat bersyukur sekali, akhirnya kami dari UIN Jakarta masuk lima finalis IWIC 2009 kategori riset, padahal sebelumnya tim kami tak terduga dapat masuk lima finalis, karena kami bukan dari kampus yang berlatar belakang teknologi,” tuturnya.

Arini menuturkan, ketertarikannya mengikuti IWIC 2009 bermula saat ia mengetahui mahasiswa Jurusan TI/SI yang mengikuti kompetisi tersebut pada tahun lalu dan berhasil masuk finalis. Keberhasilan mahasiswanya itu memotivasinya bersama tim dosen dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) UIN Jakarta untuk mengikuti ajang serupa. Ia pun mengirimkan proposal penelitian ke panitia IWIC.

Untuk masuk menjadi salah satu lima finalis terpilih kategori riset, lanjut Arini, panitia IWIC hanya mensyaratkan proposal penelitian. Pihaknya tidak diminta mendemonstrasikan proposal tersebut. Dari proposal itulah tim juri akhirnya memutuskan para finalis yang lolos.

Proposal berjudul Centralized Wireless Authentication Infrastructure yang Arini dan timnya kirimkan ternyata lolos menjadi salah satu finalis. “Kami lolos karena sangat memperhatikan aplikasinya seperti persyaratan yang dibutuhkan, kemudian ada unsur pengetahuan, ada hubungan integrasi aplikasinya, berinovasi dan aplikasi alternatif lain,” kata Arini.

Kini setelah lolos, para finalis selanjutnya harus meneliti sesuai apa yang ada di proposal penelitiannya. Kelima finalis diberikan modal dari Indosat sebesar 100 juta rupiah untuk kebutuhan dana awal riset. Dan hasil laporannya akan diketahui paling lambat  delapan bulan sejak Januari 2010. []