ANRI SKID

Pegawai UIN Jakarta mengikuti paparan narasumber dari ANRI pada Bimbingan Teknis Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD), Rabu (12/9/16)

Gedung Pustiknas, BERITA UIN Online– UIN Jakarta bekerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Kearsipan Dinamis (SIKD) untuk pegawai UIN Jakarta selama dua hari, Senin-Selasa (11-12/10/16) di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Pustiknas) Kertamukti Tangerang Banten.

Berdasarkan penelusuran BERITA UIN Online di tempat kegiatan, hari pertama, Senin (11/10/16) disampaikan materi tentang kearsipan dan pengenalan SIKD kepada peserta oleh Kasubdit Pusat ANRI Dra Sulistyowati.

Sedangkan pada hari kedua, Selasa (12/10/16) peserta dibimbing langsung secara teknis untuk mengoperasikan SIKD oleh Instruktur Jaringan Informasi Kearasipan Nasional ANRI Tasdik Eko Pramono SKom MT CHFI.

Dalam paparannya, Eko menjelaskan, SIKD adalah aplikasi persuratan berbasis web produk ANRI yang dibuat untuk membantu pembenahan tata kelola persuratan dan kearsipan di instansi pemerintah.

“Kali pertama kita sosialisasikan di Universitas Air Langga (Unair) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 2010 dan sampai saat ini sudah berjalan,” ujar Eko.

Tahun ini, lanjutnya, ANRI sedang mensosialisasikan ke sembilan universitas negeri di Indonesia, salah satunya UIN Jakarta.

Menurutnya, program ini sangat membantu dalam mengelola tata persuratan dan kearsiapan dan memudahkan penggunanya untuk mencari kembali arsip-arsip lama yang dibutuhkan dalam waktu singkat.

Bukan hanya itu, tegasnya, seluruh surat yang beredar, baik ditingkat universitas maupun fakultas dan unit-unit lain, dapat diketahui dan dikontrol melalui aplikasi ini.

“Dalam teorinya, tidak perlu lagi repot-repot mengantarkan surat. Surat yang sudah ditandatangani, discan, kemudian dikirim melalui aplikasi ini ke unit yang dituju. Dengan demikian, data-data surat tersebut terekam dalam SKID dan prosenya menjadi cepat,” papar Eko.

Dijelaskannya, untuk menggunakan aplikasi ini, pengguna harus melalui aplikasi web browser dan salah satu web browser yang dapat digunakan untuk membuka SIKD adalah Mozilla Firefox.

“Daftarkan dulu adminnya untuk mendapatkan user dan pasword SKID, kemudian buka di http://sikd.uinjkt.ac.id,” imbuh Eko.

Untuk dapat direalisasikan di UIN Jakarta, Eko memaparkan, dibuat peraturannya terlebih dahulu, fiturnya disesuaikan dengan kebutuhan di UIN Jakarta, kemudian laporkan penambahan fiturnya ke ANRI.

Pada kesempatan sama, mewakili Kepala Bagian Umum, Azwar Meureksa menyampaikan, aplikasi ini akan segera direalisasikan di UIN Jakarta jika sudah ada kesiapan yang matang, persetujuan pimpinan dan koordinasi dengan Pustipanda untuk melakukan checkdan richeck dalam segala bidang.

“Kita harapkan secepat mungkin untuk dapat direalisasikan,” ujar Azwar saat menutup kegiatan. (mf)

Share This