Gedung Kemahasiswaan, BERITA UIN Online – Untuk mencari mahasiswa yang berbakat dan berprestasi, khususnya di bidang penghafal al-Qur’an, UIN Jakarta menawarkan beasiswa studi kepada para calon mahasiswa baru penghafal al-Qur’an (tahfidz). Beasiswa ini terbuka untuk semua lulusan sekolah, baik sekolah umum maupun madrasah/pesantren.

Staf Bagian Kemahasiswaan Farah Nurul Agustina di gedung Kemahasiswaan, Senin (20/3/2017), mengatakan, kuota beasiswa tahfidz pada penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018 disediakan sebanyak 46 kursi untuk seluruh program studi. Mereka yang berhasil lolos seleksi akan menerima beasiswa studi sebesar Rp 3,5 juta per orang selama kuliah.

“Sumber beasiswa berasal dari Rupiah Murni (RM) dan terbatas hanya untuk 46 orang,” katanya.

Menurut Farah, pendaftaran beasiswa studi tahfidz dibuka sejak 9 Maret hingga 24 Maret mendatang. Sedangkan seleksi akan dilakukan pada 27-28 Maret 2017 di fakultas masing-masing.

“Selain berupa sertifikat tahfidz (jika ada), seleksi juga akan dilakukan berdasarkan kemampuan hafalan al-Qur’an masing-masing peserta dengan jumlah hafalan antara 10-30 juz,” jelasnya.

UIN Jakarta setiap tahun menyediakan beasiswa studi tahfidz. Hal itu bertujuan agar diperoleh mahasiswa yang memiliki kemampuan hafalan al-Qur’an guna memperkuat citra lembaga. Peminat beasiswa tahfidz tersebut terbilang tinggi. Hal itu membuktikan bahwa banyak penghafal al-Qur’an dari berbagai daerah yang ingin kuliah di UIN Jakarta.

Menurut Farah, hingga berita ini diturunkan, jumlah pendaftar kini sudah mencapai 50 orang. Dipastikan pendaftar akan terus bertambah seiring masa dibukanya pendaftaran. Tahun ini, lanjutnya, pendaftar ditargetkan sebanyak 100 orang.

“Kita masih menerima calon pendaftar sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Tetapi jika target sudah terpenuhi atau masa pendaftaran habis, ya kita langsung tutup. Jadi, mana lebih dahulu yang dicapai saja,” ujarnya. (ns)

 

Share This