Konsinyering RenstraGd. Rektorat, BERITA UIN Online— UIN Jakarta tengah menyusun Rencana Strategis (Renstra) periode 2017-2021. Naskah awal Renstra diharapkan tuntas sebelum lebaran Idul Fitri 1437 H untuk kemudian dibahas pimpinan rektorat bersama Senat UIN Jakarta. Renstra baru sendiri diharap menjadi pedoman pengambilan kebijakan pengembangan UIN Jakarta sepanjang lima tahun ke depan.

Demikian disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Prof Dr Arskal Salim GP MA kepada BERITA UIN Online di Jakarta, Kamis (23/06).  “Renstra disusun bukan berdasar daftar keinginan, melainkan berkaca pada hasil evaluasi kondisi terkini dan kebutuhan UIN Jakarta di masa depan,” ujarnya.

Penyusunan naskah Renstra sendiri telah dilakukan melalui kegiatan konsinyering sepanjang dua hari, Selasa-Rabu (20-21/06). Pada kegiatan ini, sejumlah pihak yang ditunjuk melakukan analisis atas berbagai kondisi objektif UIN Jakarta saat ini. Selanjutnya, dibahas  kerangka pengembangan maupun strategi pembiayaan atas program-program pengembangan UIN Jakarta.

Salah satu gagasan besar yang ingin diakomodir dalam Renstra baru adalah transformasi status UIN Jakarta dari Perguruan Tinggi Negeri-Badan Layanan Umum menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum. Transformasi kelembagaan ini diharap mendukung progresivitas pengembangan UIN Jakarta secara mandiri dan akuntabel.

Penyusunan Renstra sendiri dilakukan sebagai kelanjutan dari Renstra sebelumnya. Hanya saja Renstra kali ini disusun dengan lebih mempertimbangkan kondisi UIN Jakarta terkini sekaligus tantangan dan peluang yang bisa direalisasikan oleh UIN Jakarta. Salah satunya, ikhtiar meneguhkan pengakuan global atas UIN Jakarta sebagai pusat kajian keislaman dan ilmu pengetahuan. (zm/fa)

Share This