UIN Jakarta Susun Jam Kerja Dosen Berbasis Riset

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gd. Pusat Perpustakaan, BERITA UIN Online— UIN Jakarta bakal mendesain jam kerja dosen berbasis riset. Dengan jam kerja ini, para dosen diharap memiliki waktu lebih banyak dalam melakukan riset, selain mengajar dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Demikian disampaikan Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada MA di sela peresmian Gedung Pusat Perpustakaan UIN Jakarta, Jumat (29/01). “Kami dari rektorat, bersama para dekan, tengah menyusun desain jam kerja tersebut,” ujarnya.

Dengan kegiatan riset yang lebih terfokus, sambungnya, para dosen bisa menghasilkan produk penelitian yang bisa dimuat di jurnal nasional-internasional terakreditasi. Khusus bagi dosen bidang sains, produk penelitian yang dihasilkan berupa instrument dan produk bersertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

“Dengan jadwal ini, bisa saja dosen hanya mengajar 2 SKS. Selebihnya, ia meneliti,” ungkapnya.

Dengan jam kerja yang berlaku saat ini, lanjut Rektor, para dosen seringkali kesulitan dalam melakukan penelitian. Selain mengajar dengan beban hingga 14 SKS, tidak sedikit dosen merangkap tugas struktural atau fungsi sosial lain.

“Akibatnya, dosen meneliti dalam kondisi lelah sehingga hasilnya tidak maksimal,” katanya.

Lebih jauh, Rektor mengatakan, desain jam kerja dosen berbasis riset merupakan ikhtiar UIN Jakarta dalam mengokohkan diri sebagai kampus riset (research university) yang digaungkan searah transformasi dari institut menjadi universitas tahun 2002. (zm)