UIN Jakarta Sediakan 5 Asrama untuk Mahasiswa Baru

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
mahad gd

Gedung Ma’had Putra (Asrama Syeikh Nawawi al-Bantani), Legoso Raya Ciputat

Gedung Ma’had Jamiah, BERITA UIN Online– Unit Pelayanan Teknis (UPT) Ma’had Jami’ah UIN Jakarta kembali membuka pendaftaran untuk mahasiswa baru yang berminat tinggal di asrama UIN Jakarta selama menempuh masa studi.

“Saat ini, Ma’had Jami’ah UIN Jakarta memiliki lima asrama untuk mahasiwa dan mahasiswi baru 2016,” ujar pengurus UPT Ma’had Jami’ah Zainuddin SPsi di kantornya, Selasa (09/08/16).

Untuk mahasiswa, lanjut Zainuddin, tersedia tiga gedung asrama, yaitu Ma’had Putra di Legoso Ciputat, Asrama Putra (Aspa) dan Asrama Putra Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (Aspa FKIK) di Pisangan Ciputat.

Sementara dua gedung lainnya disediakan untuk Asrama Putri (Aspi) dan Ma’had Putri di Kertamukti Ciputat dan Aspi FKIK Legoso Ciputat.

Ditambahkannya, pada tahun 2016 ini, rencananya gedung-gedung asrama tersebut akan diberi nama dengan nama-nama tokoh yang ada kaitannya dengan perjuangan Syeikh Syarif Hidayatullah.

“Ma’had Putra dinamai Asrama Syeikh Nawawi al-Bantani, Aspa dinamai Asrama Syeikh Abdul Karim Tanara dan Aspa FKIK dinamai Syeikh Asnawi Caringin. Sementara Aspi dan Ma’had Putri dinamai Asrama Syarifah Khodijah (putri Syarif Hidayatullah), sedangkan Aspi FKIK dinamai Asrama Syarifah Muda’im (Rara Santang, ibu Syarif Hidayatullah –red.),” urai Zainuddin.

Untuk tahun akademik 2016 ini, Zainuddin menjelaskan, bagi mahasiswa yang berminat untuk tinggal di asrama UIN Jakarta agar mendaftarkan diri di kantor UPT Ma’had Jami’ah UIN Jakarta eks Gedung Farmasi Kampus 1. Persyaratannya sudah mendapatkan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) UIN Jakarta, diutamakan yang tinggal di luar Jabodetabek (khusus Aspi non-FKIK) dan yang hafizh Qur’an.

“Kita akan tes baca tulis al-Quran dan wawancara. Jika diterima, mereka dapat membayar uang asrama dan pembinaan selama setahun sebesar Rp 3.500.000. Tidak ada batas tanggal pendaftaran, kita akan buka sampai kuota terpenuhi,” tutup Zainuddin.

Sementara untuk mahasiswa FKIK wajib masuk asrama dengan ketentuan peserta PBSB, berasal dari luar daerah atau tempat tinggal minimal 20 km dari kampus dan lulusan dari sekolah umum (SMU).

Diketahui, sejak tahun 2015 UPT Ma’had Jamiah diketuai oleh Dr Akhmad Sodiq MA, Ma’had Putra diasuh Drs KH Uthob Thabrani, Aspa diasuh Sholeh Hasan Lc MA, Aspa FKIK diasuh Addy Hasan MHum, Aspi (sekarang Ma’had Putri -red.) diasuh Nailil Huda Lc MEd dan Aspi FKIK diasuh Sukasih Nur SSosI MIKom. (mf)