UIN Jakarta Potong 24 Hewan Kurban

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Kampus UIN, BERITA UIN Online – UIN Jakarta memotong sedikitnya 24 hewan kurban pada Idul Adha 1433 H. Hewan tersebut terdiri atas 12 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Hewan kurban yang dipotong merupakan pemberian dari sejumlah unit kerja, termasuk sejumlah rekanan dan perseorangan. Antara lain BNI, Bank Syariah Mandiri, Bank Mandiri, Bank BRI, Rumah Sakit Syarif Hidayatullah, dan PT Pembangunan Perumahan. Sementara itu, Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat juga memberikan sumbangan kurban berupa seekor sapi.

Pemotongan hewan dilakukan di kampus UIN Jakarta, Senin (29/10), atau pada hari keempat setelah shalat Idul Adha. Turut menyaksikan Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, para pembantu rektor, kepala biro, serta sejumlah dekan fakultas.

Rektor dalam sambutannya menyatakan, berkurban hakikatnya simbol pengorbanan dan tradisi Nabi Ibrahim as serta anaknya, Nabi Ismail as. Dalam konteks kekinian, berkurban (pemotongan hewan) merupakan simbol disembelihnya sifat-sifat buruk yang melekat pada binatang. “Hewan itu punya kebiasaan buruk, yakni cuma makan dan makan seperti orang malas. Karena itu sifat-sifat buruk tersebut pada manusia harus disembelih agar tidak memiliki sifat seperti hewan yang malas,” ujarnya.

Ketua Panitia Kurban Idul Adha 1433 H Dr Yayasan Sofyan menyatakan, daging kurban yang disembelih di kampus UIN Jakarta akan dibagikan kepada sedikitnya 1.200 mustahik. Selain warga di sekitar kampus, daging kurban seberat 1 kilogram per kantongnya itu dibagikan kepada para karyawan serta dosen UIN Jakarta.

Alhamdulillah, pemotongan hewan kurban tahun ini ada peningkatan. Tahun lalu jumlah hewan yang dipotong sebanyak 9 ekor sapi dan 7 ekor kambing,” katanya. (ns)

UIN Jakarta Potong 24 Hewan Kurban

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Kampus UIN, BERITA UIN Online – UIN Jakarta memotong sedikitnya 24 hewan kurban pada Idul Adha 1433 H. Hewan tersebut terdiri atas 12 ekor sapi dan 12 ekor kambing. Hewan kurban yang dipotong merupakan pemberian dari sejumlah unit kerja, termasuk sejumlah rekanan dan perseorangan. Antara lain BNI, Bank Syariah Mandiri, Bank Mandiri, Bank BRI, Rumah Sakit Syarif Hidayatullah, dan PT Pembangunan Perumahan. Sementara itu, Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat juga memberikan sumbangan kurban berupa seekor sapi.

Pemotongan hewan dilakukan di kampus UIN Jakarta, Senin (29/10), atau pada hari keempat setelah shalat Idul Adha. Turut menyaksikan Rektor Prof Dr Komaruddin Hidayat, para pembantu rektor, kepala biro, serta sejumlah dekan fakultas.

Rektor dalam sambutannya menyatakan, berkurban hakikatnya simbol pengorbanan dan tradisi Nabi Ibrahim as serta anaknya, Nabi Ismail as. Dalam konteks kekinian, berkurban (pemotongan hewan) merupakan simbol disembelihnya sifat-sifat buruk yang melekat pada binatang. “Hewan itu punya kebiasaan buruk, yakni cuma makan dan makan seperti orang malas. Karena itu sifat-sifat buruk tersebut pada manusia harus disembelih agar tidak memiliki sifat seperti hewan yang malas,” ujarnya.

Ketua Panitia Kurban Idul Adha 1433 H Dr Yayasan Sofyan menyatakan, daging kurban yang disembelih di kampus UIN Jakarta akan dibagikan kepada sedikitnya 1.200 mustahik. Selain warga di sekitar kampus, daging kurban seberat 1 kilogram per kantongnya itu dibagikan kepada para karyawan serta dosen UIN Jakarta.

Alhamdulillah, pemotongan hewan kurban tahun ini ada peningkatan. Tahun lalu jumlah hewan yang dipotong sebanyak 9 ekor sapi dan 7 ekor kambing,” katanya. (ns)