UIN Jakarta-PMI Teken Kerjasama Donor Darah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Senayan City, UIN Online – Memperingati Hari Darah Sedunia yang jatuh Senin ini (14/6), WHO mengusung tema “New Blood for The World”. Kampanye global donor darah tahun ini, ”menembak” sasaran para pendonor berusia muda. Karena itu, UIN Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) sepakat menjalin kerjasama kegiatan aksi donor darah.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Ketua Umum PMI Pusat Dr Muhammad Jusuf Kalla di Hall Lantai 8 Senayan City, Jakarta, Senin (14/6).

Turut hadir dalam acara itu Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Azyumardi Azra, Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Jamhari, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr H Ahmad Thib Raya, dan Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim.

MoU antara PMI dan UIN Jakarta meliputi kerjasama fasilitator untuk memenuhi kebutuhan darah nasional di tanah air. Sesuai rasio jumlah penduduk, Indonesia membutuhkan sekitar 3-4 juta kantong darah pertahun, kegiatan aksi donor, dan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan PMI.

Di antara program-program MoU itu, yang akan dilaksanakan PMI dalam waktu dekat ini adalah PMI akan membuka Gerai Donor Darah di berbagai mal dan kampus. “Supaya masyarakat juga mudah mendonorkan darahnya,” ucap Jusuf Kalla.

Dalam sambutannya Dr Muhammad Jusuf Kalla menegaskan, melalui kerjasama tersebut diharapkan ke depan donor darah dapat menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dan kampus menjadi fasilitator sekaligus pendonor terbesar.

“Saya berharap universitas  bisa mencetak relawan PMI sebagai Personel Emergency Response Unit Water and Sanitation dalam kegiatan respon darurat bencana di berbagai tempat, “ucap peraih gelar Doktor Hororis Causa dari Malaya University dan Soka University di Jepang.  

UIN Jakarta-PMI Teken Kerjasama Donor Darah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Muhammad Nurdin

Senayan City, UIN Online – Memperingati Hari Darah Sedunia yang jatuh Senin ini (14/6), WHO mengusung tema “New Blood for The World”. Kampanye global donor darah tahun ini, ”menembak” sasaran para pendonor berusia muda. Karena itu, UIN Jakarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) sepakat menjalin kerjasama kegiatan aksi donor darah.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan antara Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Ketua Umum PMI Pusat Dr Muhammad Jusuf Kalla di Hall Lantai 8 Senayan City, Jakarta, Senin (14/6).

Turut hadir dalam acara itu Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta Prof Dr Azyumardi Azra, Pembantu Rektor Bidang Akademik Dr Jamhari, Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum Prof Dr Amsal Bakhtiar, Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr H Ahmad Thib Raya, dan Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga Dr Sudarnoto Abdul Hakim.

MoU antara PMI dan UIN Jakarta meliputi kerjasama fasilitator untuk memenuhi kebutuhan darah nasional di tanah air. Sesuai rasio jumlah penduduk, Indonesia membutuhkan sekitar 3-4 juta kantong darah pertahun, kegiatan aksi donor, dan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan PMI.

Di antara program-program MoU itu, yang akan dilaksanakan PMI dalam waktu dekat ini adalah PMI akan membuka Gerai Donor Darah di berbagai mal dan kampus. “Supaya masyarakat juga mudah mendonorkan darahnya,” ucap Jusuf Kalla.

Dalam sambutannya Dr Muhammad Jusuf Kalla menegaskan, melalui kerjasama tersebut diharapkan ke depan donor darah dapat menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia dan kampus menjadi fasilitator sekaligus pendonor terbesar.

“Saya berharap universitas  bisa mencetak relawan PMI sebagai Personel Emergency Response Unit Water and Sanitation dalam kegiatan respon darurat bencana di berbagai tempat, “ucap peraih gelar Doktor Hororis Causa dari Malaya University dan Soka University di Jepang.