Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian Dr Rudi Subiyantoro (kanan) didampingi Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani MH saat memimpin Rapat Dalam Kantor di Ruang Sidang Utama, Rabu (27/9/2017).

Ruang Sidang Utama, BERITA UIN Online – Guna memberikan pelayanan informasi kepada publik, UIN Jakarta terus memperkuat kelembagaannya melalui media publikasi dalam jaringan (daring). Pelayanan informasi tak hanya yang bersifat kegiatan akademik tetapi juga non akademik.

Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (BAUK) Dr Rudi Subiyantoro saat membuka Rapat Dalam Kantor (RDK) Konten Website bagi para pegawai pengelola website di Ruang Sidang Utama, Rabu (27/9/2017), mengatakan, media publikasi seperti website bagi sebuah lembaga merupakan sarana efektif dalam menyebarkanluaskan informasi. Oleh karena itu pengelolaan website harus ditangani secara profesional dan berkualitas.

“Saya berharap para pengelola media publikasi, khususnya pengelola website, mampu menyajikan konten-konten informasi yang menarik sehingga dapat memuaskan para pemangku kepentingan,” katanya.

Pengelolaan media publikasi yang tidak profesional dan baik niscaya kurang dipercaya oleh masyarakat. Apalagi UIN Jakarta merupakan kampus besar dan bertaraf internasional. Konten-konten informasi baik berupa kegiatan-kegiatan yang bersifat statis maupun dinamis hendaknya dikelola secara berkala dan berkelanjutan, termasuk dalam hal pemakaian bahasanya.

“Website UIN Jakarta sebagai corong informasi utama yang memiliki jangkauan lebih secara bertahap akan terus kita benahi. Tak hanya yang berbahasa Indonesia tetapi juga bahasa Arab dan bahasa Inggris,” tandas mantan Kepala Biro Pusat Informasi dan Hubungan Masyarakat (Pinmas) Kementerian Agama tersebut.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Prof Dr Murodi yang menjadi narasumber mengatakan, UIN Jakarta berkomitmen untuk membangun dan memperkuat citra kelembagaan kampus. Salah satunya melalui penigkatan mutu konten website. Untuk itu, baik website milik universitas maupun fakultas, akan terus didorong untuk menjadi media alternatif dengan meningkatkan mutu dan skill para pengelolanya.

“Kita harus maksimalkan kinerja dan profesionalitas para staf pengelolanya dengan, misalnya, ikut pelatihan menulis. Sebab, pengelola konten informasi tanpa diiringi dengan keterampilan menulis informasinya menjadi kurang bagus,” katanya.

Keterampilan menulis dimaksud, jelas Murodi, setiap pengelola paling tidak harus menjadi jurnalis layaknya jurnalis di media mainstream. Caranya dengan melatih diri atau mengikuti pelatihan-pelatihan menulis di lembaga lain.

“Silakan tempa diri dengan belajar menulis. Saya akan bantu untuk memfasilitasi,” ujarnya.

RDK Konten Website diikuti oleh sedikitnya 20 pegawai pengelola konten website. Mereka berasal dari berbagai unit kerja di UIN Jakarta. Hadir pula Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani MH. (ns)

Share This