Rapat persiapan teknis pameran pendidikan dan pelatihan internasional UIN Jakarta di gedung Akademik, Kamis (26/1/2017). Pameran akan berlangsung di gedung Jakarta Convention Center pada 2-5 Februari 2017. (Foto: Ali Nasrun Meha)

Rapat persiapan teknis pameran pendidikan dan pelatihan internasional UIN Jakarta di gedung Akademik, Kamis (26/1/2017). Pameran akan berlangsung di gedung Jakarta Convention Center pada 2-5 Februari 2017. (Foto: Ali Nasrun Meha)

Gedung Akademik, BERITA UIN Online – UIN Jakarta memastikan akan kembali mengikuti pameran pendidikan dan pelatihan bertaraf internasional di Jakarta Convention Center (JCC) pada 2-5 Februari 2017. Pameran tersebut digelar rutin guna menyambut musim penerimaan calon mahasiswa baru tahun akademik 2017/2018.

Kepala Bagian Akademik Ir Yarsi Berlianti MSi dapat rapat persiapan pameran di gedung Pusat Layanan Administrasi Akademik, Kamis (26/1/2017), menyatakan, UIN Jakarta akan mengikuti pameran karena strategis dan prestise. Dikatakan strategis karena pameran pendidikan yang bertaraf internasional tak hanya diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di dalam negeri tetapi juga luar negeri. Sedangkan dikatakan prestise, UIN Jakarta adalah salah satu universitas yang sudah berkelas internasional dan sejajar dengan berbagai universitas lain di dunia.

“Sebagai universitas bertaraf internasional kita harus tetap aktif berpartisipasi, sehingga tidak kehilangan pamor,” ujar Yarsi yang didampingi Kepala Sub Bagian Publikasi dan Dokumentasi Feni Arifiani MH dan Kepala Sub Bagian Informasi Akademik Masruri SAg.

Rapat persiapan teknis pameran digelar guna menyamakan visi dan persepsi di antara para pegawai yang akan bertugas sebagai penjaga stan. Hal itu mengingat banyaknya perubahan kebijakan baru terkait sistem penerimaan mahasiswa baru, baik yang diselenggarakan oleh panitia seleksi nasional perguruan tinggi negeri (PTN) umum maupun perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN).

Pameran UIN Jakarta tak hanya memberikan informasi mengenai fakultas dan program studi, melainkan juga beasiswa, biaya kuliah, asrama, kegiatan mahasiswa, suasana kampus, dan seleksi penerimaan mahasiswa baru.

Dalam pameran, menurut Yarsi, UIN Jakarta juga melibatkan mahasiswa untuk bertugas sebagai pelayan  informasi. Mereka rata-rata berasal dari mahasiswa senior atau yang sudah berpengalaman mengikuti pendidikan di UIN Jakarta.

“Mahasiswa setidaknya dapat membantu menjelaskan dan sekaligus memberikan pengalamannya selama mengikuti kuliah di UIN Jakarta, termasuk kegiatan ekstrakurikuler, kepada para calon mahasiswa baru,” dalihnya.

Sejauh ini UIN Jakarta sendiri sudah menyiapkan berbagai perlengkapan dan keperluan yang akan disampaikan selama berlangsungnya pameran. Persiapan itu meliputi pembuatan properti stan, gambar atau infografis, multimedia, pencetakan brosur, dan informasi lain yang dibutuhkan.

Feni Arifiani mengatakan, pamaren pendidikan internasional dipastikan akan berjalan aman, lancar, dan tertib. Selama pameran, kata Feni, UIN Jakarta mampu menyedot ribuan pengunjung dari kalangan pelajar kelas 11 dan 12 SMA/SMK/MA/Pesantren.

Selain memperoleh informasi melalui stan di tempat pameran, masyarakat juga dapat mengakses langsung via laman spmb@uinjkt.ac.id atau laman www.uinjkt.ac.id. (ns)

Share This