Gedung Rektorat, BERITA UIN Online– UIN Jakarta memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang memenuhi syarat mengikuti program pertukaran mahasiswa (student exchange) yang diagendakan mulai berlangsung Agustus-September tahun ini. Salah satu universitas tujuan pertukaran adalah University of Western Sydney (UWS) Australia.

Demikian disampaikan Kepala Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) UIN Jakarta Rachmat Baihaky MA, Jumat (12/6/2015).

“Output kegiatan, terselenggaranya perkuliahan mahasiswa asing di UIN Jakarta dan mahasiswa UIN Jakarta di universitas mancanegara sepanjang Agustus-Desember 2015,” kata Baihaky di ruang kerjanya, kantor PLKI.

Jumlah peserta kegiatan pertukaran mahasiswa tahun ini direncanakan sebanyak 11 mahasiswa UIN Jakarta akan belajar di UWS dan enam orang mahasiswa asing belajar di UIN Jakarta selama satu semester.

Pendaftaran bisa dilakukan hingga Jum’at (19/6/2015) depan di kantor PLKI, lantai dasar Gedung Rektorat UIN Jakarta Kampus I, Jalan Ir H Djuanda Nomor 95 sepanjang hari dan jam kerja mulai pukul 09.00-16.00 WIB.

Bayhaki menambahkan, mahasiswa peserta program dibatasi untuk mahasiswa tingkat sarjana (S1) semester IV-VI dari enam fakultas. Keenam fakultas itu adalah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Adab dan Humaniora (FAH), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), dan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Selain mengisi aplikasi, mahasiswa pendaftar juga harus melampirkan persyaratan berupa transkip nilai terakhir, surat keterangan aktif kuliah, foto kopi kartu tanda mahasiswa, sertifikat bahasa Inggris atau Arab sesuai negara universitas tujuan dengan standar skor TOEFL 550 dan IELTS 6.5. Pendaftar juga harus melampirkan rekomendasi dekan atau Ketua Jurusan, surat keterangan sehat dari dokter, dan foto kopi paspor.

Selama kegiatan pertukaran berlangsung, sejumlah kebutuhan ditanggung UIN Jakarta. Di antaranya, tiket pulang pergi, visa, biaya kuliah satu semester, biaya akomodasi, biaya transport lokal, book allowance, health insurance, dan once-off settlement allowance.

Sementara itu, perkuliahan yang bisa diambil mahasiswa adalah program yang sesuai dengan jurusan dan disiplin ilmu asal mahasiswa bersangkutan.

“Mata kuliah yang diambil di negara tujuan kemudian disesuaikan dengan mata kuliah yang ada di jurusan asal, sehingga nilai-nilai yang dihasilkan dari program dapat dikonversi sesuai dengan mata kuliah yang ada,” tambah Baihaky.

Selain program tersebut, sambung Baihaky, UWS juga memberikan potongan biaya kuliah sebesar 50% khusus mahasiswa UIN Jakarta yang akan belajar di sana sebagai bentuk realisasi kerja sama yang sudah terjalin. (Sri Mulyawati)

Share This