UIN Jakarta-Mizan Sepakati Kembangkan Peradaban Islam

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Ruang Diorama, UINJKT Online – UIN Jakarta bersama penerbit buku Mizan sepakat mengembangkan peradaban Islam melalui penerbitan, seminar, dan pemagangan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam kerja sama yang ditandatangani antara Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Presiden Direktur Mizan Dr Haidar Bagir di Ruang Diorama kampus UIN Jakarta, Rabu (18/6). Selain kerja sama, juga digelar diskusi buku 5 Tantangan Abadi Terhadap Agama karya Farid Ahmad dan Salahuddin Ahmad. Buku tersebut diterbitkan Mizan tahun 2008.
Menurut Rektor, UIN Jakarta-Mizan memilik kesamaan, yakni dalam hal concern terhadap pengembangan peradaban Islam. Karena itu, UIN Jakarta sangat berkepentingan. Begitu pula sebaliknya. “Kita sama-sama concern untuk membangun peradaban, terurama dalam bidang tulis menulis,” kata Rektor. Sayangnya, menurut dia, saat ini masih sedikit ditemukan seseorang menjadi penulis. Kebanyakan dari masyarakat Islam justru lebih banyak menjadi orator.
Rektor juga menilai, Mizan merupakan salah satu penerbit buku Islam yang masih memiliki keandalan sebagai penerbit ternama. Berbeda dengan penerbit lain, seperti Jambatan, Toha Putra, atau Rajawali Pers, yang semuanya belum begitu berkembang. “Ini membuktikan bahwa Mizan memang memiliki keunggulan tertentu,” katanya. Selain itu, Mizan juga selalu menjadi referensi mahasiswa dalam studi Islam di UIN Jakarta.
Sementara itu, Presdir Mizan Dr Haidar Bagir mengungkapkan, sebagai lembaga pendidikan Islam, UIN Jakarta telah menjadi tonggak moderasi pemikiran keislaman di Indonesia. Buktinya, UIN Jakarta masih terus mengembangkan pemikiran keislaman progresif namun dengan tetap memelihara prinsip-prinsip ajaran Islam. Begitu pula dengan Mizan, selama ini banyak menerbitkan buku keislaman moderat. “Meski Mizan dan UIN Jakarta juga berbeda, namun keduanya memiliki prinsip yang sama untuk memelihara moderasi keislaman,” tandasnya.
Mizan dalam kesempatan itu menyumbangkan sejumlah buku kepada perpustakaan UIN Jakarta. Penyerahan buku secara simbolik diserahkan dari Presdir Mizan Dr Haidar Bagir kepada Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat, yang diteruskan kepada Kepala Perpustakaan Utama Dr Muhammad Zuhdi.*

UIN Jakarta-Mizan Sepakati Kembangkan Peradaban Islam

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Ruang Diorama, UINJKT Online – UIN Jakarta bersama penerbit buku Mizan sepakat mengembangkan peradaban Islam melalui penerbitan, seminar, dan pemagangan. Kesepakatan tersebut tertuang dalam kerja sama yang ditandatangani antara Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat dan Presiden Direktur Mizan Dr Haidar Bagir di Ruang Diorama kampus UIN Jakarta, Rabu (18/6). Selain kerja sama, juga digelar diskusi buku 5 Tantangan Abadi Terhadap Agama karya Farid Ahmad dan Salahuddin Ahmad. Buku tersebut diterbitkan Mizan tahun 2008.
Menurut Rektor, UIN Jakarta-Mizan memilik kesamaan, yakni dalam hal concern terhadap pengembangan peradaban Islam. Karena itu, UIN Jakarta sangat berkepentingan. Begitu pula sebaliknya. “Kita sama-sama concern untuk membangun peradaban, terurama dalam bidang tulis menulis,” kata Rektor. Sayangnya, menurut dia, saat ini masih sedikit ditemukan seseorang menjadi penulis. Kebanyakan dari masyarakat Islam justru lebih banyak menjadi orator.
Rektor juga menilai, Mizan merupakan salah satu penerbit buku Islam yang masih memiliki keandalan sebagai penerbit ternama. Berbeda dengan penerbit lain, seperti Jambatan, Toha Putra, atau Rajawali Pers, yang semuanya belum begitu berkembang. “Ini membuktikan bahwa Mizan memang memiliki keunggulan tertentu,” katanya. Selain itu, Mizan juga selalu menjadi referensi mahasiswa dalam studi Islam di UIN Jakarta.
Sementara itu, Presdir Mizan Dr Haidar Bagir mengungkapkan, sebagai lembaga pendidikan Islam, UIN Jakarta telah menjadi tonggak moderasi pemikiran keislaman di Indonesia. Buktinya, UIN Jakarta masih terus mengembangkan pemikiran keislaman progresif namun dengan tetap memelihara prinsip-prinsip ajaran Islam. Begitu pula dengan Mizan, selama ini banyak menerbitkan buku keislaman moderat. “Meski Mizan dan UIN Jakarta juga berbeda, namun keduanya memiliki prinsip yang sama untuk memelihara moderasi keislaman,” tandasnya.
Mizan dalam kesempatan itu menyumbangkan sejumlah buku kepada perpustakaan UIN Jakarta. Penyerahan buku secara simbolik diserahkan dari Presdir Mizan Dr Haidar Bagir kepada Rektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat, yang diteruskan kepada Kepala Perpustakaan Utama Dr Muhammad Zuhdi.*