Gedung Rektorat, Berita UIN Online– UIN Jakarta dan UPM Malaysia akan menggelar The 1st Indonesia-Malaysia International Conference (The 1st-IMELT) bertempat di Auditorium Harun Nasution dan gedung Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta, Kamis-Sabtu (16-18/3/2017). Konferensi ini akan mengusung tema Breaking Borders, Enriching ELT Experiences.

Ketua Panita, Prof. Dr. Arskal Salim GP MA, kepada Berita UIN Online, Rabu (8/2), mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara UIN Jakarta dan UPM Malaysia dengan menitikberatkan pada English Language Teaching (Pengajaran Bahasa Inggris). “Pendidikan bahasa dan sastra Inggris merupakan aspek penting dalam menghadapi tantangan di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dan pasar bebas ASEAN (AFTA),” ujarnya.

Arskal menuturkan, kegiatan ini akan melibatkan banyak pihak. Diantaranya adalah para akademisi dari berbagai perguruan tinggi Islam di Indonesia dan Malaysia, akademisi dari perguruan tinggi umum di Indonesia dan Malaysia, para peneliti bahasa dan sastra Inggris dari Indonesia dan luar negeri, dan para guru beserta para praktisi pendidikan bahasa Inggris.

“Dengan banyaknya para pihak dari berbagai perguruan tinggi yang hadir, kita berharap tercipta dinamika akademik berkualitas di kampus ini,” papar Arskal lagi.

Sementara itu, konferensi dijadwalkan menghadirkan sejumlah narasumber utama, baik dari dalam maupun luar negeri. Diantaranya, Prof. Fuad Abdul Hamied (Indonesia), Prof. Joko Nurkamto (Indonesia), Dr. Ikhsannudin (Indonesia), Dr. Arshad Abd. Samad (Malaysia), Prof. Carolyn Graham (US), Prof. Brian Tomlinson (UK), Prof. Alan Maley (UK), Prof. Hitomi Masuhara (UK), Dr. Ivor Timmis (UK), Prof. Stephen Hall (New Zealand), Dr. Lee Su Kim (Malaysia), Jan Blake (UK Embassy). (lrf/usa/zm).

Share This