UIN Jakarta Koordinator Pengawas UN Kota Tangsel

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Gedung Rektorat, BERITA UIN Online – Pemerintah Provinsi Banten menunjuk delapan kampus perguruan tinggi untuk menjadi koordinator pengawas ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA tahun 2013. Salah satunya adalah UIN Jakarta yang menjadi koordinator di wilayah Kota Tangerang Selatan, Banten.

Menurut Ketua Tim Pengawas Independen (TPI) UN Kota Tangsel Dr Yayan Sofyan, penunjukan kampus sebagai koordinator pengawas UN merupakan kebijakan nasional. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari kebocoran soal atau bentuk kecurangan lain terkait dengan pelaksanaan UN.

“Kampus dianggap lebih netral dan bebas kepentingan, sehingga UN dapat berjalan baik sesuai  yang diharapkan,” katanya kepada BERITA UIN Online di Gedung Rektorat, Rabu (10/4).

Selain UIN Jakarta yang berlokasi di wilayah Kota Tangsel, kampus lain yang ditunjuk di wilayah Banten adalah IAIN Serang (untuk wilayah Kabupaten Serang), Universitas Tirtayasa (Kota Serang), Untirta Fakultas Teknik (Kota Cilegon), Universitas Islam Syekh Yusuf (Kota Tangerang), Standar Kegiatan Belajar Tigaraksa (Kabupaten Tangerang), Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Mansyur (Kabupaten Pandeglang), dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Setia Budhi (Kabupaten Lebak).

Yayan menjelaskan, pelaksanaan pengawasan UN tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Jika tahun lalu naskah soal dari percetakan langsung didrop ke Dinas Pendidikan Kota Tangsel, tahun ini titik utama penyimpanan naskah di MAN Insan Cendekia Serpong.

Jelasnya, naskah soal berikut lembar jawaban UN (LJUN) dari percetakan di Ciawi, Bogor, Jawa Barat, akan langsung dikirim ke MAN Insan Cendekia Serpong. Setelah itu akan diinapkan selama dua hari (Sabtu-Minggu). “Minggu pagi naskah baru didistribusikan ke sekolah-sekolah yang ditunjuk sebagai rayon. Setelah itu, Senin pagi akan didistribusikan kembali ke sejumlah satuan pendidikan yang menjadi tempat penyelenggaraan UIN,” papar Yayan, yang juga Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UIN Jakarta itu. Perbedaan lainnya, jika tahun lalu LJUN dikembalikan ke rayon masing-masing, tahun ini langsung diantar ke kampus UIN Jakarta.

Sekretaris TPI UIN Jakarta Andi Lala, Lc menyatakan, untuk pengawas sendiri UIN Jakarta akan melibatkan sedikitnya 130 pengawas. Mereka berasal dari unsur dosen dan pegawai. Hal itu sesuai dengan jumlah sekolah yang ada di Kota Tangsel, baik negeri maupun swasta.

“Di Kota Tangsel ada 9 rayon sekolah yang menjadi titik penyimpanan naskah. Sedangkan jumlah sekolah tempat penyelenggaraan UN terdapat 56 SMA, 58 SMK, dan 16 MA,” katanya.

UN tingkat SMK secara nasional akan digelar pada 15-17 April 2013, sedangkan tingkat SMA/MA digelar pada 15-18 April 2013. (ns)