Gedung FKIK UIN Jakarta

Gedung FKIK UIN Jakarta

Gedung FKIK, Berita UIN Online— Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Jakarta kembali meluluskan 11 orang dokter baru. Ke-11 dokter ini merupakan bagian dari ratusan dokter yang telah berhasil dicetak FKIK sejak menyelenggarakan prodi pendidikan dokter.

Kelulusan 11 dokter baru dilakukan dengan pengambilan sumpah dokter di Gedung FKIK, Kamis (02/02/2017). Pengambilan sumpah dihadiri Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Yusron Razak MA, Dekan FKIK Prof. Dr. Arif Sumantri M.Kes.

Selain itu, pengambilan sumpah dihadiri Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RS Fatmawati Jakarta Selatan drg. Mariana Purba MM, dan Wakil Ketua I Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Banten. Sejumlah direksi rumah sakit jejaring juga turut menghadiri pengambilan sumpah tersebut.

Dalam sambutannya, Yusron yang mewakili rektor, menyampaikan apresiasinya atas perjuangan para dokter muda sehingga bisa mencapai jenjang profesi dokter. Ia juga menyampaikan harapan agar mereka bisa berkiprah di masyarakat dengan penuh integritas.

“Perjuangan Anda menjadi dokter tentu tidak mudah. Penuh kesulitan dan tantangan. Tapi seluruhnya merupakan medium bagi Anda untuk bisa bekerja maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Marina yang juga memberi sambutan turut memberikan apresiasi atas FKIK UIN Jakarta yang terlah berhasil meluluskan ratusan dokter. Sebab FKIK telah meluluskan dokter hingga 20 angkatan.

“Ini merupakan prestasi tersendiri. Kami berharap FKIK UIN Jakarta terus meningkatkan diri mencetak dokter-dokter dengan kualifikasi dan integritas terbaik,” harapnya.

Pelantikan sendiri ditandai dengan ikrar 13 poin sumpah dokter oleh ke-11 dokter yang disumpah. Diantaranya ikrar membaktikan diri bagi kepentingan kemanusiaan, menjaga moral dan etika dokter, dan tidak menggunakan pengetahuan dan profesinya untuk kepentingan yang bertentangan dengan hukum.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Sirajudin, mewakili dokter muda menyampaikan terima kasihnya kepada FKIK dan UIN sebagai tempatnya menimba ilmu. “Harapannya, dengan segala kerendahan hati, kami memohon doa para guru agar kami mampu menjaga amanat profesi ini,” harapnya. (lrf/Muniroh)

Share This