UIN Jakarta Gelar Pameran Pendidikan di Surabaya

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 

Gedung Rektorat, UIN Online – UIN Jakarta akan menggelar pameran pendidikan dalam “Surabaya International Education and Training Expo 2010”. Pameran yang diselenggarakan PT Wahyu Promo Citra dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional itu berlangsung di Gedung Gramedia Expo, Surabaya, pada 14-17 Oktober 2010.

Menurut Staf Humas Evanauli Aprillia di Gedung Rektorat, Jumat (8/10), dalam pameran tersebut UIN Jakarta bersama lembaga pendidikan internasional lain akan menampilkan sejumlah informasi mengenai program pendidikan S-1 dan Pascasarjana serta keunggulan akademik maupun non-akademik.

“Pameran ini untuk memberikan informasi kepada para calon mahasiswa yang masuk UIN Jakarta tahun akademik 2011/2012,” katanya.

Pameran pendidikan bertaraf internasional itu diikuti sedikitnya 150 peserta dari dalam dan luar negeri. Peserta adalah lembaga pendidian formal, training, kursus, maupun instansi lain yang memasarkan produk-produk pendukung pendidikan.

Keikutsertaan UIN Jakarta dalam pameran pendidikan di tingkat internasional tersebut, kata Evanauli, sangat tepat dan strategis. UIN Jakarta adalah universitas bertaraf internasional yang siap dan mampu bersaing dengan universitas lain di dunia. Saat ini, UIN Jakarta tengah merintis ke arah pencapaian wolrd class university dan masuk ke dalam daftar 500 universitas top dunia.

“Karena itu keikutsertaannya dalam setiap pameran sekaligus untuk memperteguh eksistensi UIN Jakarta sebagai kampus modern dan kebanggaan umat Islam, baik di Indonesia maupun di mancanegara,” ujarnya.

UIN Jakarta kini memiliki 11 fakultas untuk program S-1 dan satu Sekolah Pascasarjana (program S-2 dan S-3). Hingga 2010, terdapat sedikitnya 54 program studi (prodi) yang ditawarkan, meliputi bidang agama dan umum. Bahkan tiga fakultas di antaranya telah memiliki program S-2 sendiri, yakni Magister Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Magister Agribisnis di Fakultas Sains dan Teknologi, serta Magister Psikologi di Fakultas Psikologi.

Jumlah mahasiswa UIN Jakarta hingga kini mencapai lebih dari 23.000 dengan rata-rata penerimaan per tahun sekitar 4.000 peserta. Bahkan dari tahun ke tahun minat masuk UIN Jakarta terus meningkat. Untuk lolos masuk UIN Jakarta, calon mahasiswa menempuh lima jalur seleksi, yakni PMDK, Ujian Mandiri, UMB 12 PTN, SNMPTN, dan UMB PTAIN.

“Untuk Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, selain melalui kelima jalur tadi, seleksi di antaranya melalui jalur kerja sama beasiswa seperti dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Selain itu, melalui International Office (IO), UIN Jakarta menerima mahasiswa asing, baik yang ditempuh melalui jalur reguler maupun program kerja sama seperti student exchange. Jumlah mahasiswa asing yang kini tengah menempuh studi di program S-1 terdapat sekitar 60 orang. Mereka berasal dari Malaysia, Thailand, Singapura, Brunei Darussalam, Afrika Selatan, Suriname, dan Timor Leste. (ns)