UIN Jakarta dorong Sarjana menjadi Ilmuwan

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Saat ini UIN Jakarta tengah menyiapkan mahasiswanya menjadi Ilmuwan. Tekad untuk menjadikan UIN Jakarta menjadi research university, tentu tidak akan keluar dari bingkai tri darma perguruan tinggi. Pada tahun 2016 ini, merupakan tahapan Capacity Strengthening yang tengah dijalankan UIN sejak 2012 menuju World Class University. Menjelang tahapan ini, UIN Jakarta sedang memperkuat pembelajaran berbasis riset menuju 300 Universitas teratas dunia.

Demikian yang di sampaikan Rektor, yang di wakili oleh Wakil Rektor III Prof Dr Yusron Razak MA, saat menyampaikan sambutannya pada Wisuda ke-99 UIN Jakarta di Auditorium Harun Nasution, Sabtu (20/02).

Wisuda ke-99 di laksanakan selama dua hari, yaitu pada hari Sabtu-Minggu (20-21/02). Wisudawan yang dilepas pada angkatan ke-99 kali ini sebanyak 1.371 orang, yang dibagi kedalam 2 tahap. Turut hadir para Wakil Rektor, Ketua dan Anggota Senat Universitas, para Guru Besar UIN Jakarta, para Dekan, seluruh sivitas akademika, dan para orang tua wisudawan.

“UIN Jakarta mengharap para sarjananya menjadi ilmuwan yang laku di pasar dan memiliki daya saing tinggi pada tahap Global Recognition, melalui tradisi riset “ tambah Yusron.

Selaras dengan informasi yang diterima BERITA UIN, melalui Jurnal Wisuda bahwa kini UIN Jakarta tengah menguatkan perannya dan memiliki daya saing yang komparatif dengan universitas lain untuk menjadi WCU.

Untuk mencapai itu semua, UIN Jakarta menyusun rencana strategi (renstra) yang menginginkan capaian yang tersyaratkan pada reputasi internasional kinerja pendidikan universitas. Ysitu kualitas sumber daya manusia (SDM), mutu, relevansi dan manfaat penilitian dalam konteks pengembangan ilmu dan pemecahan masalah-masalah kemanusiaan.(SF)