UIN Jakarta dan Kedutaan Perancis Pererat Kerjasama

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Rektorat, BERITA UIN OnlineUIN Jakarta dan Kedutaan Besar Perancis menjalin kerjasama di bidang pendidikan. Kesepakatan kerjasama akan ditandatangani dalam waktu dekat. Demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat menerima kunjungan wakil dari Kedutaan Besar Perancis Prof Dr Ir Nicolas Gascoin DEA MBA diruangannya, Senin (01/02).

Rektor menambahkan, UIN Jakarta menargetkan tahun ini 300 jurnal internasional dapat dipublikasikan. “Kami sangat mengapresiasi kerjasama ini, dan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara. Tahun ini, 300 jurnal internasional menjadi target UIN Jakarta untuk dipublikasikan,” ungkap Rektor.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Dr M Arskal Salim GP MA. Tahun ini akan dilakukan penambahan Awarde yang di tahun lalu 10 awarde, menjadi 13 awarde, termasuk juga peningkatan Research Fellowship dan Visiting Professor.

“Tahun ini LP2M membuat program Conference Grants. Program yang memberangkatkan Researcher yang akan ke luar negeri untuk mempresentasikan paper penelitian mereka disana,” jelas Arskal.

Wakil Kedutaan Besar Perancis Prof Dr Ir Nicolas Gascoin DEA, MBA mengharapkan, kerjasama ini dapat berjalan dengan baik dan berkepanjangan. Sehingga, mampu meningkatkan kualitas pendidikan di kedua negara. “Apabila UIN Jakarta membutuhkan Visiting Professor, pihak kedutaan akan memfasilitasi hal tersebut. UIN Jakarta dapat menulis artikel ilmiah atau summary penelitian dan langsung dikirimkan kepada saya,” ungkap Nicolas.

Pertemuan ini dihadiri pula oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) Dr Agus Salim M.Si. Ia berharap, kerjasama ini dapat berjalan sebaik mungkin. “FST telah menjalin kerjasama dengan Perancis dalam bidang pelatihan bahasa, selanjutnya akan meluas kerjasama tersebut dalam keilmuan lain yang ada di FST,” paparnya.

Sebagai informasi, bagi yang berkeinginan meneruskan pendidikan (PhD) di Perancis, maka tahapan awal yang harus dilakukan adalah mencari foundin. Selanjutnya, membuat sheet official dan dokumen lainnya. Sedangkan bahasa pengantar yang digunakan yaitu bahasa Inggris. (laporan Indah K. Dewi/LRF)