DSC_0369Gedung Pusdiklat, BERITA UIN Online– Pusat Layanan Kerjasama Internasional (PLKI) UIN Jakarta menggelar Workshop Pengembangan Kerja Sama Internasional untuk mahasiswa UIN Jakarta, Senin (15/6/2015) di Gedung Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Teknis Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Acara dibuka Wakil Rektor Bidang Kerjasama (Warek IV) Prof Dr Murodi MAg. Murodi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena berisi informasi penting terkait peluang beasiswa studi ke luar negeri, khususnya bagi mahasiswa Program Strata Satu (S1), baik ke negara-negara Eropa, Amerika, maupun Timur Tengah.

“UIN Jakarta mendorong mahasiswanya untuk dapat studi ke luar negeri sebagai realisasi dari konsep World Class University (WCU),” ujar Murodi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala PLKI Rachmat Baihaky MA menjelaskan, di samping memberikan informasi peluang beasiswa studi di luar negeri, kegiatan bertema Pemetaan Peluang Studi ke Luar Negeri tersebut juga dimaksudkan untuk menjaring 11 mahasiswa UIN Jakarta Program S1 untuk diikutkan dalam program Student Exchange dengan University of Western Sydney (UWS) Australia.

“Syaratnya semester empat atau enam, skor Toefl minimal 500 dan memiliki catatan prestasi yang bisa diandalkan,” ujar Baihaky di hadapan 40 peserta mahasiswa yang rata-rata memiliki Toefl 500. Diketahui, 40 peserta tersebut terjaring berkat kerja sama dengan Pusat Pengembangan Bahasa UIN Jakarta sebagai penyelenggara Test Toefl.

Dari 40 mahasiswa, lanjut Baihaky, nantinya akan diseleksi lagi melalui interview di PLKI dan akan dipilih 11 orang yang paling layak untuk mengikuti program Student Exchange selama satu semester.

“Tiga orang mendapatkan beasiswa dari UWS dan 8 orang dari UIN Jakarta. Sementara, UWS akan mengirimkan enam orang mahasiswanya untuk studi di UIN Jakarta selama satu semester,” terang alumni Program S2 Arts in Communication Victoria University of Melbourne Australia 2007 silam itu.

Baihaky menginformasikan, kesempatan tersebut terbuka untuk seluruh mahasiswa UIN Jakarta Program S1. “Silahkan daftar ke kantor PLKI dengan syarat skor Toefl dan semesternya sesuai dengan ketentuan, diutamakan yang berprestasi akademik dan non akademik. Interview akan kita lakukan usai lebaran,” pungkas Baihaky.

Dalam kegiatan tersebut dihadirkan enam orang nara sumber, yaitu Dr Mastuki dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Islam (Dirjen Diktis) Kementerian Agama RI, Syarah H Andriani dari Institut Francais Indonesia (IFI), M Arskal Salim GP PhD Ketua Lembaga Pengabdian dan Penelitian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Jakarta, M Fadhil dari Australia Awards Scholarships (AAS), Anton Hilman dari Campus Franc, dan Dadi Darmadi MA dosen UIN Jakarta kandidat doktor Harvard University Amerika. (mf)

Share This