UIN Jakarta Akan Tata Tanah TPU

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>



 

Kampus UIN, UINJKT Online – UIN Jakarta akan menata lahan tempat pemakaman umum (TPU) yang berlokasi di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur. Penataan ini dilakukan mengingat lahan makam seluas 1.000 meter persegi itu kurang terawat dan terkesan semrawut.

 

“UIN Jakarta memiliki lahan makam yang disediakan untuk dosen atau karyawan dan keluarganya. Namun, lahan makam itu hingga tidak terurus sehingga perlu ditata ulang,” ujar Dr Atiq Susilo, pimpinan proyek penataan TPU, di gedung rektorat, Jum’at (5/12).

 

Sejak dibangun tahun 60-an, TPU UIN Jakarta hingga kini sudah dihuni sebanyak 253 orang, sementara sisa lahan cuma tinggal 10 orang. Selain sisa lahan yang sedikit tadi, kondisinya pun sangat kurang nyaman untuk dilihat.

 

“Kita akan tata bagaimana lahan TPU menjadi tertata apik seperti di TPU Tanah Kusir. Bahkan jika mungkin akan dibuat semacam makam bertumpuk di samping memperluas lahan,” katanya.

 

Penataan lahan TPU UIN Jakarta, menurut Atiq, rencananya akan dirancang oleh sebuah perusahaan properti. Makam akan dibuat secara berbaris rapi dengan mengikuti pola tata ruang seperti halnya TPU Tanah Kusir. Sementara di sekeliling lahan akan dipagari tembok beton yang dilengkapi gerbang masuk. Selain itu, juga dibuat tempat duduk untuk beristirahat para peziarah.

 

Saat ditanya siapa saja yang berhak memanfaatkan TPU tersebut, Atiq menjawab keluarga besar UIN Jakarta, mulai dari ayah atau ibu hingga anak-anaknya. “Cuma siapa yang dimaksud keluarga besar UIN Jakarta, hal itu akan dibicarakan di tingkat pimpinan. Apakah misalnya hanya pegawai yang berstatus PNS ataukah termasuk juga pegawai honorer,” bebernya. (ns)

 

UIN Jakarta Akan Tata Tanah TPU

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone




classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>



 

Kampus UIN, UINJKT Online – UIN Jakarta akan menata lahan tempat pemakaman umum (TPU) yang berlokasi di Kelurahan Cempaka Putih, Ciputat Timur. Penataan ini dilakukan mengingat lahan makam seluas 1.000 meter persegi itu kurang terawat dan terkesan semrawut.

 

“UIN Jakarta memiliki lahan makam yang disediakan untuk dosen atau karyawan dan keluarganya. Namun, lahan makam itu hingga tidak terurus sehingga perlu ditata ulang,” ujar Dr Atiq Susilo, pimpinan proyek penataan TPU, di gedung rektorat, Jum’at (5/12).

 

Sejak dibangun tahun 60-an, TPU UIN Jakarta hingga kini sudah dihuni sebanyak 253 orang, sementara sisa lahan cuma tinggal 10 orang. Selain sisa lahan yang sedikit tadi, kondisinya pun sangat kurang nyaman untuk dilihat.

 

“Kita akan tata bagaimana lahan TPU menjadi tertata apik seperti di TPU Tanah Kusir. Bahkan jika mungkin akan dibuat semacam makam bertumpuk di samping memperluas lahan,” katanya.

 

Penataan lahan TPU UIN Jakarta, menurut Atiq, rencananya akan dirancang oleh sebuah perusahaan properti. Makam akan dibuat secara berbaris rapi dengan mengikuti pola tata ruang seperti halnya TPU Tanah Kusir. Sementara di sekeliling lahan akan dipagari tembok beton yang dilengkapi gerbang masuk. Selain itu, juga dibuat tempat duduk untuk beristirahat para peziarah.

 

Saat ditanya siapa saja yang berhak memanfaatkan TPU tersebut, Atiq menjawab keluarga besar UIN Jakarta, mulai dari ayah atau ibu hingga anak-anaknya. “Cuma siapa yang dimaksud keluarga besar UIN Jakarta, hal itu akan dibicarakan di tingkat pimpinan. Apakah misalnya hanya pegawai yang berstatus PNS ataukah termasuk juga pegawai honorer,” bebernya. (ns)