UIN Jakarta Akan Launching Career Development Center

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Rektorat, Berita UIN Online– UIN Jakarta melalui Bagian Kerjasama dan Kelembagaan akan me-launching Pusat Karir atau Career Development Center (CDC) pada Selasa, 22 Nopember 2016 mendatang di Auditorium Harun Nasution.

Pusat Karir/CDC yang akan diresmikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA tersebut, akan dikemas dalam bentuk seminar umum dengan menghadirkan Keynote Speech Menteri Ketenagakerjaan RI H Hanif Dhakiri dengan tema Problematika Tenaga Kerja Terdidik Indonesia dan Solusinya dalam Menghadapi Pasar Bebas Asean.

Didapuk sebagai narasumber Presiden ICCN Dr Eng Bambang Setiabudi dengan tema Peran Pusat Karir Perguruan Tinggi dalam Menyiapkan Generasi Muda Siap Kerja.

“Lembaga ini merupakan salah satu wadah dan sarana UIN Jakarta untuk membekali pebagai soft skill para mahasiswa dan alumninya, sehingga mereka memiliki sumber daya yang unggul dan siap diterima di dunia kerja dan masyarakat pada umumnya,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Murodi MA di ruang kerjanya, Gedung Rektorat lantai dasar, Senin (31/10/2016).

Keberhasilan lulusan perguruan tinggi dalam memasuki dunia kerja, lanjutnya, merupakan salah satu indikator outcome pembelajaran dan relevansi UIN Jakarta bagi masyarakat.

Dengan demikian, UIN Jakarta Jakarta bertanggung jawab tidak hanya untuk melengkapi lulusan dengan kompetensi tertentu (output pembelajaran), tetapi juga wajib memfasilitasi dan menjembatani lulusan memasuki dunia kerja.

“Keberadaan Pusat Karir mencerminkan tanggung jawab dan layanan UIN Jakarta bagi lulusan baru pada khususnya, dan mahasiswa pada umumnya sebagai calon lulusan,” imbuhnya.

Ditambahkannya, Pusat Karir memiliki beragam fungsi, mulai dari upaya pengenalan terhadap profesi dan pekerjaan, pelatihan untuk meningkatkan employability (kesiapan dan kemampuan menembus dunia kerja) dan melacak keberadaan dan kiprah lulusan setelah meninggalkan pendidikannya, terutama terkait dengan periode transisi memasuki dunia kerja. (mf)