Halal bi Halal Sivitas Akademika UIN Jakarta

Auditorium Utama, BERITA UIN Online—UIN Jakarta menggelar Halal bi Halal 1438 H dengan mengangkat tema “Urgensi Penelitian dan Publikasi Internasional di Perguruan Tinggi untuk Kemajuan Ummat”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada, Rabu (12/07), bertempat di Auditorium Harun Nasution, kampus I.

Hadir sebagai pembicara Prof Dr Ali Ghufron Mukti, MSc PhD (Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Kemristekdikti), para Duta Besar dari beberapa negara, para Wakil Rektor, para Kepala Biro, para Dekan dan Wakil, serta segenap sivitas akademika UIN Jakarta.

Seperti yang telah diwartakan sebelumnya, Rektor UIN Jakarta dalam sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Selain itu, rektor juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan dari berbagai kementerian,  lembaga, instansi, serta fakultas yang ada di UIN Jakarta, atas kehadirannya di acara tahunan tersebut.

“Acara ini merupakan agenda tahunan, dan menjadi ajang silaturrahim antar sesama karyawan UIN Jakarta maupun dengan mitra-mitra dari berbagai kalangan,” tandas rektor.

Dalam kesempatan yang sama, rektor juga menyampaikan capaian UIN Jakarta, serta beberap target yang akan dicapai dalam waktu dekat.

Di lain kesempatan, Ketua Pelaksana Halal bi Halal 2017, Drs Syamsul Arifin MA (Ketua Jurusan Pendidikan Bahasa Arab) FITK UIN Jakarta, saat di temui BERITA UIN mengatakan, bahwa tahun ini tema yang diangkat sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, namun masih sangat jelas keterkaitannya dengan keislaman.

“Mengapa mengangkat tema penelitian, karena memang meneliti itu bagian dari Islam dan Islam berkembang melalui penelitian. Dengan demikian, acara halal bi halal ini kami mengundang salah satu pakarnya, yaitu Pak Ali Gufron,” kata Syamsul.

Mengenai tamu yang hadir, Syamsul mengatakan bahwa pihak panitia sengaja mengundang para Duta Besar untuk mempererat kerjasama dalam pendidikan, dan memperluas mitra UIN Jakarta di kancah internasional.

Hal serupa dikatakan salah satu panitia Halal bi Halal Iin Handayani Dewi, yang mana dirinya kini tengah menuntut ilmu di Universite Lille dan Science Po, Prancis, kepada BERITA UIN Online mengungkapkan, bahwa halal bi halal bisa memenuhi rasa kebersamaan dan ajang silaturahim.

“Hal itu juga bisa menerangkan bagaimana mengekspresikan Islam di Indonesia, ini sangat  positif karena  bisa merekatkan hubungan dan membuka peluang kerjasama baru dalam skala besar, baik dari bidang Akademik, sosial, politik, dan budaya,” tandas Iin.

Ditambahkannya, bahwa UIN Jakarta dapat berkontribusi  secara aktif dalam proses Internasionalisasi diri menuju World Class University (WCU), sebagai The First Leading University in Indonesia. Selain itu, kita juga bisa berperan mewakili wajah Islam Indonesia di dunia Internasional, sebuah institusi akademik yang patut di perhitungkan dan dianggap penting untuk bekerjasama bukan hanya sebagai Islam Indonesia, tetapi juga di level regional. (lrf/Puji)

Share This