Tim Futsal UIN Jakarta Juara Dua

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

GOR KENARI EMAS, BERITA UIN Online—Usaha maksimal tim futsal  UIN Jakarta menjadi juara 1 kandas, setelah kalah tipis lewat adu pinalti melawan tim futsal Inspektorat Jenderal (Itjen) dengan skor 4-3 di Gedung Olahraga (GOR) Kenari Emas, Jakarta Pusat, Jum’at (20/01). Sejak awal pertandingan kedua tim memang bersikeras menjadi sang juara. Pada 10 menit pertama, tim UIN Jakarta berhasil melesakkan gawang kiper Itjen. Kedudukan untuk UIN Jakarta  menjadi 1-0.

Kebobolan satu poin, membuat tim Itjen bermain secara all out. Dan, usaha mereka tak sia-sia. Tiga menit kemudian gawang kiper UIN Jakarta berhasil dijebol oleh tim Itjen. Setelah skornya sama, dua tim yang sejak awal saling unjuk ketangkasan ini, bermain semakin keras. Banjir kartu kuning pun terjadi. Bahkan, satu tim UIN Jakarta terpaksa diganjar satu kartu merah. Akibatnya, tim UIN Jakarta bermain dengan empat personil saja.

Tiga menit kemudian, tim UIN Jakarta genap kembali berjumlah lima orang. Namun, kehilangan satu anggotanya dalam tiga menit membuat mereka terkuras tenaganya. Makanya, pada pertengahan babak kedua UIN Jakarta ketinggalan satu poin dari lawannya 3:2.

Meski demikian, tim UIN Jakarta tetap agresif melakukan serangan. Dan, usaha gigih itu membuahkan hasil. Saat injury time, tim UIN Jakarta berhasil melepaskan tendangan bola ke gawang kiper Itjen. Tak lama kemudian wasit meniup peluit panjang, tanda berakhirnya pertandingan. Kedudukan kedua tim ini akhirnya sama 3-3.

Untuk menentukan juara satu,  wasit dan masing-masing kapten kedua tim bersepakat adu pinalti. Tiga kali tendangan oleh masing-masing tim berhasil menjebol gawang kiper. Karena kedudukan masih sama, maka adu pinalti dilanjutkan keempat kalinya.

Melihat sitausi semakin panas, suporter tim Itjen meneriakkan yel-yelan yang begitu menyeruak. “Enggak masuk, enggak masuk, enggak masuk…”. demikian teriak mereka dari luar lapangan.

Situasi psikologis demikian rupanya memengaruhi penendang bola tim UIN Jakarta. Ia menjadi grogi. Akhirnya, tim UIN Jakarta pun gagal melambungkan bola ke arah gawang kiper Itjen. Bola justru mengarah ke arah kanan, tempat di mana supporter UIN Jakarta yang berjumlah cuma lima orang itu terpana menyaksikan kekalahan. Dengan kegagalan ini, maka UIN Jakarta harus puas menjadi winner up, alias juara kedua.

“Kita agak grogi. Kita mau teriak-teriak memberi dukungan, suara kita kalah dengan jumlah mereka yang puluhan orang. Suara satu orang dari mereka sudah kayak speaker,” ujar Retno Wulandari, salah satu supporter UIN Jakarta.

Selain meraih juara dua pada cabang lomba futsal, pada peringatan hari amal bakti (HAB) ke-66 Kementerian Agama ini, tim UIN juga berhasil mendapatkan posisi yang sama pada cabang lomba bulutangkis dan tenis lapangan. (saifudin)