Tim Debat Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta berfoto bersama seusai menerima piala bergilir Prof Sri Soemantri.

Bandung, BERITA UIN Online – Untuk kesekian kalinya, tim debat Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Jakarta kembali memenangkan kejuaraan lomba debat tingkat nasional antarmahasiswa perguruan tinggi. Kali ini, tim debat FSH meraih juara pertama pada lomba Debat Hukum Tingkat Nasional “Padjajaran Law Fair 2017” yang digelar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran di Bandung pada 21-23 April 2017. Atas kemenangannya itu, tim debat FSH berhasil membawa piala bergilir Prof Sri Soemantri.

Pada babak penyisihan dan semifinal, tim debat FSH dipertemukan dengan beberapa tim besar yang sudah biasa bergulat di pertarungan debat hukum. Mereka di ataranya UIN Yogyakarta, Universitas Pelita Harapan Jakarta, Univesitas Hasanuddin Makassar, dan Universitas Brawijaya Malang. Pada babak final yang digelar Ahad (23/4/2017), tim debat FSH berhasil menyingkirkan tim Sekolah Tingi Ilmu Hukum Jentera.

Tim debat FSH terdiri atas Nila Tari, M. Faiz Putra Sanel, dan Zul Amirul Haq. Ketiganya adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum semester 6. Mereka didampingi Ksatria Imam Nugraha, mahasiswa dari juruan dan semester yang sama, sebagai official team. Kemenangan mereka tak luput dari kerja keras dan bimbingan dari para senior serta dosen pembimbing mereka, yaitu M. Raziv Barakah SH (jawara debat konstitusi 2015), Hamalatul Qur’ani (jawara debat konstitusi 2016), M. Reza Baihaqi (Ketua MCC/jawara debat Diponegoro Law Fair dan Padjajaran Law Fair), dan tim MCC UIN Jakarta yang ikut menyaksikan kompetisi tersebut.

Berdasarkan catatan, tim debat FSH bukan kali ini saja memenangkan kejuaraan lomba debat hukum yang sama tingkat nasional yang memperebutkan piala Prof Sri Soemantri itu. Setidaknya sudah tiga kali kejuaran tersebut diraih, yakni tahun 2014 sebagai juara pertama, tahun 2016 sebagai juara kedua, dan tahun 2017 sebagai juara pertama.

Dosen pembimbing tim debat Dr Ismail Hasan mengatakan, dirinya bangga atas capaian prestasi yang diraih tim debat FSH yang memecahkan rekor ketiga kalinya pada lomba debat tersebut. Prestasi tersebut tak hanya menjadi kebanggaan FSH tetapi juga UIN Jakarta.

“Kami bangga atas kemenangan yang diraih oleh tim debat FSH. Semoga di tahun depan pun dapat kembali menjadi juara pertama,” ujarnya.

Kebanggan yang sama juga diungkapkan Dekan FSH Dr Asep Saepuddin Jahar. Ia mengatakan kemenangan timnya dinilai sebagai tradisi yang baik yang harus terus dipertahankan. “Kalian tak hanya mengharumkan nama FSH UIN Jakarta tetapi juga FSH di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) karena dapat bersaing dengan perguruan tinggi umum,”  ungkapnya. (ns)

 

Share This