Tim Debat FDI Sabet Juara GAM Ke-7

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Jakarta, BERITA UIN Online— Tim debat Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) Al-Abqary berhasil keluar sebagai juara pertama pada kompetisi Gebyar Apresiasi Mahakarya (GAM). Acara tersebut bertempat di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Senin-Rabu (28-30/11).

FDI UIN Jakarta hanya mengrimkan satu tim, yaitu Al-Abqary, yang beranggotakan tiga orang mahasiswa. Ketiga mahasiswa tersebut antara lain, Muhammad Difa El Haq (semester satu) pembicara utama, Khairul Mufid zubairi (semester tiga) sebagai pembicara kedua, dan Kenang Nurullah, (semester tiga) sebagai pembicara ketiga.

Diketahui, sebelum menjuarai GAM, Al-Abqary juga berhasil menjadi juara kedua pada ajang debat Bahasa Arab tingkat nasional di Festival Jazirah Arab (FJA) UIN Maliki Malang.

Selain UIN Jakarta, beberapa universitas turut meramaikan perhelatan tahunan tersebut. Diantaranya, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Islam Indonesia, Universitas Pendidikan Indonesia, IAIN Lampung, Stiba Ar-Rayah dan instansi pendidikan lain yang turut serta ambil bagian menjadi peserta.

Secara teknis, dalam kompetisi ini menggunakan beberapa tahapan, diantaranya tahap penyisihan, dengan mosi debat tentangPeningkatan Upah Minimum Regional Di Indonesia.

Tahapan selanjutnya, yaitu perempat final, pada tahapan ini, Al-Abqary berhadapan dengan tim debat Universitas Negeri Jakarta A dengan mosi debat mengangkat isu Perpanjangan Kontrak PT.Freeport. Hasilnya, Al-Abqary berhasil meraih 1045 poin, disusul posisi kedua Ar-Rayah tim A dengan perolehan  1080 poin dan enam tim lainnya yaitu, tim debat Fakultas Bahasa dan Sastra UIN Jakarta dengan 1037 poin, UII tim B, 991 poin, Ar-Rayah tim B, 985 poin, UNJ tim A, 978 poin, UGM, 964 poin, dan UMJ dengan 953 poin.

Sampai pada akhirnya, tim debat FDI UIN Jakarta Al-Abqary berhasil melaju ke babak final serta menyabet juara pertama dengan mengalahkan tim debat Ar-Rayah A. Al-Abqary berhasil memperoleh poin 1135, disusul juara kedua Ar-Rayah dengan mengumpulkan 1077 poin, dan juara ketiga ditempati tim debat Ar-Rayah B.

Saat dikonfirmasi tim BERITA UIN Online, salah satu anggota tim debat Al-Abqary, Muhammad Difa El Haq mengatakan, dirinya dan tim mengaku bersyukur dan bangga dengan apa yang diperolehnya. Selain itu, dia berharap Al-Abqary mampu terus meningkatkan prestasi dengan mengikuti dan menjuarai kompetisi-kompetisi berskala lebih besar lagi.

“Semoga Al-Abqary dapat menjuarai kompetisi-kompetisi debat dikancah Internasional dan membawa nama baik Universitas Islam Negeri Jakarta,” harapnya. (lrf/Laporan: M. Difa El Haq)