The Muslim College Inggris Tawarkan Kerja Sama Pendidikan dengan SPs UIN Jakarta

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

12656413_10207807196731227_1860487697_oGedung SPs UIN Jakarta, BERITA UIN Online – The Muslim College London, Inggris, ingin menawarkan kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana (SPs) UIN Jakarta dalam bidang pendidikan dan pengembangan sumberdaya manusia. Hal itu diungkapkan Direktur The Muslim College Dr Mohamed Benotman saat berkunjung ke kampus SPs UIN Jakarta, Selasa (9/2).

Dalam kunjungan tersebut, Benotman didampingi Kordinator dan Dosen Senior Urusan Akademik The Muslim College Dr Faissal Hameed. Kunjungan keduanya diterima Direktur SPs UIN Jakarta Prof Dr Masykuri Abdillah, Wakil Direktur Bidang Akademik dan Ketua Program Doktor Prof Dr Didin Saepuddin, dan Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum, Kemahasiswaan dan Alumni Dr Joko Mirwan Muslimin.

Menurut Benotman, The Muslim College tertarik bekerja sama dengan SPs UIN Jakarta karena sekolah tersebut sudah memiliki reputasi internasional dan dikenal sebagai pengembang Islam moderat. Melalui kerja sama tersebut diharapkan dapat memberikan berbagai informasi tentang Islam yang benar di kalangan masyarakat Eropa, khususnya di Inggris.

“Saya berharap semoga kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dengan segera,” ujar doktor lulusan The University of Manchester, United Kingdom, tersebut.Benotman lebih lanjut mengungkapkan, kerja sama akan dilakukan dalam bidang pendidikan, pengembangan sumberdaya manusia, serta pertukaran informasi sekitar pendidikan dan Islam. Adapun pembahasan secara teknis akan dilakukan pada pertemuan selanjutnya. “Saya kira kerja sama ini tak hanya penting bagi Muslim College tapi juga SPs UIN Jakarta,” katanya.The Muslim College, menurut Benotman, merupakan lembaga pendidikan Islam yang bertujuan untuk memberikan pendidikan Islam yang komprehensif bagi siapa saja yang ingin belajar tentang Islam tanpa prasangka. Muslim College juga memberikan platform untuk komunitas agama lain, LSM, atau badan amal untuk menyampaikan semangat multikulturalisme dan dialog antaragama yang cocok dengan kepercayaan Islam.Muslim College memandang seluruh warisan Muslim sebagai harta bersama dan mendorong saling menghormati dan pengertian antara berbagai komunitas Muslim.“Muslim College juga berusaha untuk menginformasikan kepada Muslim dunia tentang agama lain dengan harapan bahwa pemahaman akan menyebabkan rasa hormat dan harmoni,” jelasnya.Sementara itu, Masykuri Abdillah menyambut baik atas tawaran kerja sama tersebut. Pihaknya siap membantu Muslim College untuk bersama-sama memajukan umat Islam serta menyebarkan ajaran Islam dengan benar. “Draf kerja samanya nanti akan disiapkan oleh pihak Muslim College,” ujarnya. (NS)