Gedung SPs, BERITA UIN Online – Tes masuk Sekolah Pasacsarjana (SPs) UIN Jakarta yang digelar pada hari kedua, Rabu (31/1/2018), berjalan cukup kondusif. Para peserta terlihat cukup antusias mengikuti tes tesebut karena merupakan salah satu penentu kelulusan.

Tes lisan dilakukan di beberapa ruangan kelas, termasuk ruang dosen dan ruang teater. Pelaksanaan tes berlangsung mulai pukul 08.00 dan berakhir pada pukul 11.00. Dalam tes lisan, materi yang diujikan berupa wawancara terkait proposal tesis dan disertasi peserta. Selain itu, peserta juga diuji kemampuannya dalam membaca teks bahasa asing (text reading), yakni Arab dan Inggris.

Pelaksanaan tes lisan peserta dilakukan satu per satu. Sementara tim penguji untuk setiap ruangan rata-rata berjumlah dua orang. Mereka adalah para staf pengajar SPs UIN Jakarta, baik di program magister maupun program doktor. Waktu yang diberikan saat tes, berkisar antara 10-15 menit per peserta.

Wakil Diektur Bidang Akademik yang juga Ketua Program Doktor Prof Dr Didin Saepuddin mengatakan, tes lisan penting diberikan kepada para calon mahasiswa. Hal itu dilakukan untuk menguji kemampuan para peserta dalam membangun argumentasi dan konsep sesuai proposal tesis/disertasi yang mereka buat.

Selain itu, lanjut Didin, peserta juga diharapkan memiliki pemahaman dan kemampuan yang baik dalam berbahasa asing. “Kemampuan bahasa asing ini mutlak mengingat sumber referensi penulisan paper atau karya ilmiah lain di antaranya harus berbahasa asing,” jelasnya.

Seperti diberitakan kemarin, SPs UIN Jakarta menyeleksi sedikitnya 86 calon mahasiswa baru untuk program magister dan doktor tahun akademik 2017/2018 pada perkuliahan semester genap. Dari jumlah tersebut, sebanyak 44 peserta mengambil program magister dan 42 peserta program doktor.

Di antara 42 peserta program doktor, empat peserta di antaranya berasal dari lulusan program magister SPs UIN Jakarta. Di antara peserta juga terdapat calon mahasiswa asing, yaitu satu peserta dari Korea Selatan di program magister serta tiga peserta lain di program doktor berasal dari Libya, Sudan, dan Malaysia.

Kelulusan peserta akan diumumkan pada 9 Februari 2018 dan pendaftaran ulang (bagi yang lolos seleksi) pada 9-16 Februari 2018. Sedangkan masa orientasi studi mahasiswa baru digelar pada 19-21 Februari 2018.

Sesuai kalender akademik, waktu perkuliahan bagi mahasiswa baru dan lama semester genap mulai berlangsug efektif pada 26 Februari hingga 8 Juni 2018 mendatang. (ns)