Tersedia 6.327 Calon Penerima Beasiswa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Akademik, UIN Online – Bagian Kemahasiswaan mengumumkan jumlah terse-dia bagi calon penerima bea-siswa pendidikan mahasiswa program S-1 tahun 2010 ini sebanyak 6.327 orang. Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan kurang mampu.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Kemahasiswaan Drs Ja’far Sanusi MA kepada UIN Online di ruang kerjanya di Gedung Akademik Lantai II, Selasa, 26 Januari 2010. Ia didampingi Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Mahasiswa Dra Mahmudah Tasyrifatun.

Menurut Ja’far, sumber pemberi beasiswa berasal dari empat instansi, yakni Yayasan Supersemar yang menyediakan sebanyak 36 orang, PT Gudang Garam Tbk (51 orang), PT Bank Indonesia Tbk (40 orang), dan DIPA UIN Jakarta (6.200 orang). Sedangkan nilai beasiswa yang akan diberikan rata-rata sebesar Rp 100.000 per bulan, kecuali yang bersumber dari Bank Indonesia yang menyediakan sebesar Rp 200.000 per bulan.

“Mengenai jumlah calon penerima dan besaran nilai beasiswa itu tak jauh berbeda dengan tahun lalu,” jelasnya.

Mahmudah Tasyrifatun menambahkan, persyaratan untuk memperoleh beasiswa di antaranya mahasiswa sudah duduk minimal di semester tiga dengan IPK minimal 3.00. Selain itu mahasiswa juga berasal dari golongan ekonomi lemah yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan serta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.

“Untuk beasiswa yang berasal dari DIPA UIN Jakarta, syarat lain memperoleh beasiswa mahasiswa minimal duduk di semester dua dan memiliki prestasi akademik maupun prestasi lainnya yang mendukung,” paparnya.

Pemberian beasiswa bersifat tambal sulam. Artinya jika mahasiswa penerima beasiswa bersangkutan sudah selesai masa studinya, maka penerima akan digantikan dengan mahasiswa lain. “Jadi, bisa saja terjadi ada mahasiswa tidak memperoleh jika pengajuannya sudah duduk di semester akhir atau sedang menyelesaikan skripsi sementara beasiswanya belum keluar,” jelasnya.

Pengajuan beasiswa dilakukan mulai Februari 2010 di Kantor Bagian Kemahasiswaan di Gedung Akademik Lantai II setiap hari kerja. Sementara berkas pengajuan dilakukan melalui map atau dalam amplop tertutup. (ns)

 

Tersedia 6.327 Calon Penerima Beasiswa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Gedung Akademik, UIN Online – Bagian Kemahasiswaan mengumumkan jumlah terse-dia bagi calon penerima bea-siswa pendidikan mahasiswa program S-1 tahun 2010 ini sebanyak 6.327 orang. Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa yang memiliki prestasi akademik dan kurang mampu.

Hal itu diungkapkan Kepala Bagian Kemahasiswaan Drs Ja’far Sanusi MA kepada UIN Online di ruang kerjanya di Gedung Akademik Lantai II, Selasa, 26 Januari 2010. Ia didampingi Kepala Sub Bagian Kesejahteraan Mahasiswa Dra Mahmudah Tasyrifatun.

Menurut Ja’far, sumber pemberi beasiswa berasal dari empat instansi, yakni Yayasan Supersemar yang menyediakan sebanyak 36 orang, PT Gudang Garam Tbk (51 orang), PT Bank Indonesia Tbk (40 orang), dan DIPA UIN Jakarta (6.200 orang). Sedangkan nilai beasiswa yang akan diberikan rata-rata sebesar Rp 100.000 per bulan, kecuali yang bersumber dari Bank Indonesia yang menyediakan sebesar Rp 200.000 per bulan.

“Mengenai jumlah calon penerima dan besaran nilai beasiswa itu tak jauh berbeda dengan tahun lalu,” jelasnya.

Mahmudah Tasyrifatun menambahkan, persyaratan untuk memperoleh beasiswa di antaranya mahasiswa sudah duduk minimal di semester tiga dengan IPK minimal 3.00. Selain itu mahasiswa juga berasal dari golongan ekonomi lemah yang dibuktikan dengan surat keterangan tidak mampu dari kantor kelurahan serta menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) yang masih berlaku.

“Untuk beasiswa yang berasal dari DIPA UIN Jakarta, syarat lain memperoleh beasiswa mahasiswa minimal duduk di semester dua dan memiliki prestasi akademik maupun prestasi lainnya yang mendukung,” paparnya.

Pemberian beasiswa bersifat tambal sulam. Artinya jika mahasiswa penerima beasiswa bersangkutan sudah selesai masa studinya, maka penerima akan digantikan dengan mahasiswa lain. “Jadi, bisa saja terjadi ada mahasiswa tidak memperoleh jika pengajuannya sudah duduk di semester akhir atau sedang menyelesaikan skripsi sementara beasiswanya belum keluar,” jelasnya.

Pengajuan beasiswa dilakukan mulai Februari 2010 di Kantor Bagian Kemahasiswaan di Gedung Akademik Lantai II setiap hari kerja. Sementara berkas pengajuan dilakukan melalui map atau dalam amplop tertutup. (ns)