Dua mahasiswa Prodi Kedokteran UIN Jakarta, Abdul Rahman dan Nurul Fathimah, menjadi finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, Kendari, Jumat (22/04). Dalam kompetisi ini, keduanya menulis paper berjudul Potensi Asam Askorbat dan Asam Asetat dalam Pengolahan Lawa Buah Gandaria sebagai Upaya Kemopreventif Kanker Kolorektal dan Gaster.

Dua mahasiswa Prodi Kedokteran UIN Jakarta, Abdul Rahman dan Nurul Fathimah, menjadi finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, Kendari, Jumat (22/04). Dalam kompetisi ini, keduanya menulis paper berjudul Potensi Asam Askorbat dan Asam Asetat dalam Pengolahan Lawa Buah Gandaria sebagai Upaya Kemopreventif Kanker Kolorektal dan Gaster.

Ciputat, BERITA UIN Online—  Dua mahasiswa Prodi Kedokteran UIN Jakarta, Abdul Rahman dan Nurul Fathimah, menjadi finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo, Kendari, Jumat (22/04). Lomba diselenggarakan sebagai rangkaian kompetisi Halu Oleo Scientific Competition (HOLISTIC) bertema Penyakit Pencernaan Gastroenterohepatologi.

Pada kompetisi tersebut, Rahman dan Fathimah menulis karya tulis yang berjudul Potensi Asam Askorbat dan Asam Asetat dalam Pengolahan Lawa Buah Gandaria sebagai Upaya Kemopreventif Kanker Kolorektal dan Gaster. Setelah memasuki babak penyisihan abstrak karya tulis mahasiswa kedokteran se-Indonesia, diambil tujuh tim terbaik untuk masuk ke babak final. “Di babak ini, kita mempresentasikan di hadapan dewan juri yang dipikih,” tutur Fathimah.

Sementara itu, Rahman, mengaku senang dan bangga bisa mewakili Prodi Kedokteran FKIK UIN masuk dalam babak final kompetisi yang diikuti ratusan peserta dari puluhan Prodi Kedokteran nasional. Terlebih Rahman sendiri merupakan mahasiswa tahun pertama Prodi Kedokteran. “Prestasi kami ini saya turut persembahkan untuk almamater, serta untuk keluarga besar Organisasi Beasiswa Santri,” kata Rahman yang menjadi mahasiswa Prodi Kedokteran dengan biaya santri. (Laporan Muhammad Iqbal)

Share This