Teater Perlu Tampilkan Karya-Karya Kontekstual

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Irma Wahyuni

Aula Madya, UINJKT Online – Sutradara Teater Monolog “Sumarah” Dadang Badoet mengimbau para teater mania untuk menampilkan karya-karya yang kontekstual dengan isu-isu terkini menyangkut situasi bangsa dan negara.

“Di saat bangsa dan media kita lebih banyak fokus pada infotainmen gosip yang tidak penting, sebenarnya ada hal lebih penting yang harus diperhatikan menyangkut nasib bangsa ini,” ujar Dadang Badoet kepada UINJKT Online di sela acara Teater Monolog “Sumarah” di Gedung Aula Madya, Sabtu (4/7).

Sutradara Teater Monolog “Sumarah” ini mengatakan, teater harus bisa menjadi salah satu cermin sosial untuk membangun kepekaan masyarakat agar lebih kritis terhadap kondisi sosial masyarakat lingkungannya.

Dadang melanjutkan, salah satu contoh kasus memprihatinkan misalnya kasus para TKW asal Indonesia di Luar Negeri. Melalui kasus ini, Seni Teater harus membangun kepekaan bangsa agar ambil bagian karena permasalahan TKW harus dibicarakan dan diselesaikan.

“Salah satu contohnya, kami menampilkan “Sumarah,” Teater Monolog yang menceritakan nasib tragis seorang TKW, “paparnya.

Selain itu, Pemain Teater Monolog “Sumarah” Yohana G Threenov Siahaan juga turut menghimbau para generasi Teater untuk lebih kreatif menampilkan issu-issu terkini, sehingga memotivasi generasi bangsa untuk lebih kritis terhadap situasi sosial lingkungan sekitarnya.

 

Teater Perlu Tampilkan Karya-Karya Kontekstual

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Irma Wahyuni

Aula Madya, UINJKT Online – Sutradara Teater Monolog “Sumarah” Dadang Badoet mengimbau para teater mania untuk menampilkan karya-karya yang kontekstual dengan isu-isu terkini menyangkut situasi bangsa dan negara.

“Di saat bangsa dan media kita lebih banyak fokus pada infotainmen gosip yang tidak penting, sebenarnya ada hal lebih penting yang harus diperhatikan menyangkut nasib bangsa ini,” ujar Dadang Badoet kepada UINJKT Online di sela acara Teater Monolog “Sumarah” di Gedung Aula Madya, Sabtu (4/7).

Sutradara Teater Monolog “Sumarah” ini mengatakan, teater harus bisa menjadi salah satu cermin sosial untuk membangun kepekaan masyarakat agar lebih kritis terhadap kondisi sosial masyarakat lingkungannya.

Dadang melanjutkan, salah satu contoh kasus memprihatinkan misalnya kasus para TKW asal Indonesia di Luar Negeri. Melalui kasus ini, Seni Teater harus membangun kepekaan bangsa agar ambil bagian karena permasalahan TKW harus dibicarakan dan diselesaikan.

“Salah satu contohnya, kami menampilkan “Sumarah,” Teater Monolog yang menceritakan nasib tragis seorang TKW, “paparnya.

Selain itu, Pemain Teater Monolog “Sumarah” Yohana G Threenov Siahaan juga turut menghimbau para generasi Teater untuk lebih kreatif menampilkan issu-issu terkini, sehingga memotivasi generasi bangsa untuk lebih kritis terhadap situasi sosial lingkungan sekitarnya.