Peserta MSQ (dari kiri ke kanan) Nunuk Rima, Aini, Ummi Mukarramah, Fatma Hidayah Fathuri.

Banda Aceh, BERITA UIN Online – Kontingen UIN Jakarta di cabang musabaqah syarhil Qur’an (MSQ) berhasil menyumbangkan satu medali perunggu pada ajang Pekan Ilmiah, Olahraga, Seni, dan Riset (Pionir) ke VIII Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) se-Indonesia yang digelar di Banda Aceh. Tim MSQ yang berlomba pada Sabtu (29/4/2017) siang di kampus UIN Arraniry itu berada di bawah UIN Semarang dan UIN Bandung yang memperoleh emas dan perak.

Dalam perlombaan tersebut, tim UIN Jakarta yang terdiri atas Nunuk Rima Aini (mahasiswi Jurusan Ilmu al-Qur’an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin semester 6), Ummi Mukarramah (mahasiswi Jurusan Pendidikan Kimia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan semester 6), dan Fatma Hidayah Fathuri (mahasiswi Jurusan Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum semester 4), terlihat sudah memberikan yang terbaik saat menjelaskan isi kandungan ayat-ayat al-Qur’an. Namun, nasib baik rupanya belum berpihak sehingga tim UIN Jakarta harus puas menjadi juara ketiga.

“Kami sudah berusaha tampil maksimal. Namun, apalah daya keputusan akhir ada di tangan dewan juri,” ujar Nunuk Rima Aini, salah satu tim.

Syarhil Qur’an merupakan lomba dalam kategori ilmiah. Lomba tersebut menekankan aspek pemahaman “penafsir” terhadap ayat-ayat al-Qur’an sesuai kemampuannya serta merujuk kepada beberapa literatur kredibel. Aspek lainnya adalah melantunkan satu atau beberapa ayat dan kemudian menerjemahkannya. Lomba ini biasanya diikuti oleh tiga orang yang masing-masing memiliki peran berbeda.

Berdasarkan data sementara, melalui cabang syarhil Qur’an ini UIN Jakarta telah mengumpulkan medali sebanyak empat keeping. Tiga medali lain diperoleh dari cabang puitisasi al-Quran (1 emas), cabang olahraga tenis meja tunggal putra (1 perak), dan cabang ilmiah karya inovasi (1 perunggu). (ns)

Share This