STF UIN Jakarta Siap Bantu Studi Lanjut Pengurus BMT

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, BERITA UIN Online– Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta siap memberikan bantuan kepada para pengurus Baitul Mal wa Tamwil (BMT) untuk melanjutkan studi lanjut, baik strata satu (S1) maupun strata dua (S2) untuk bidang kajian Ekononmi Islam atau bidang kajian lain yang terkait dengan BMT.

“Kita akan bantu teman-teman pengurus BMT yang ingin melanjutkan studinya. Bisa mengambil studi di sini (UIN Jakarta, red) di Program Studi Ekonomi Syariah atau lainnya,” ujar Direktur Ekskutif STF Dr Jamhari Makruf MA kepada para pengurus BMT se-Jabodetabek pada acara “Sosialisasi Tabungan Kesehatan Masyarakat (Bungkesmas)” di Ruang Diorama Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Kamis (31/1/2013).

Menurutnya, studi lanjut bagi pengurus BMT itu sangat penting dan strategis guna meningkatkan kapasitas dan wawasan kelimuan mereka.

“Tentu untuk meningkatkan BMT perlu peningkatkan kapasitas masing-masing, sehingga rutinitas di BMT bisa berjalan lebih baik lagi,” saran Wakil Rektor Bidang Pengembangan Lembaga dan Kerjasama itu.

Selain itu, katanya, studi lanjut juga akan dapat mereka rasakan manfaatnya jika sudah tidak aktif lagi di BMT. “Bisa saja teman-teman tidak atif lagi di BMT. Setelah itu biasanya bingung. Nah, kalau punya ijazah studi S2 atau lainya akan bisa lebih leluasa,” aku dia.

Untuk pembukaan kelas di UIN Jakarta bagi pengurus BMT, terang peraih doktor bidang Antropologi Australian National University (ANU) itu, sangat sederhana. “Teman-teman cukup mengumpulkan 20 orang. Itu sudah bisa jadi satu kelas. Kita akan buat kelas khusus,” katanya.

Acara sosialisasi ini dihadiri sebanyak 30-an BMT. Kegiatan ini digelar untuk menjalin kerjasama antara STF UIN Jakarta dan perusahaan asuransi (jenis Syariah) dari Amerika AIG dengan BMT se-Sejabodetabek.

Sebelumnya, STF UIN Jakarta telah bermitra dengan puluhan BMT se-Sulawesi Selatan dan se-Kalimantan Selatan pada program yang serupa. (Saifudin)