Ciputat, BERITA UIN Online— Lembaga Sosial Kemanusiaan UIN Jakarta atau Social Trust Fund (STF) UIN Jakarta kembali menyalurkan dana beasiswa bagi 16 orang mahasiswa UIN Jakarta. Dengan beasiswa yang bersumber dari berbagai lembaga dan individu filantropis diharap beban biaya kuliah ke-16 mahasiswa kurang mampu tapi berprestasi itu bisa diringankan.

Penyerahan beasiswa sendiri dilakukan langsung Direktur STF Dr Amelia Fauzia MA dan Wakil Direktur STF Muhammad Zuhdi Ph.D di kantor STF UIN Jakarta, Jumat (5/1/2018). Turut menghadiri penyerahan beasiswa Manager Fundraising Cut Erika A.F MBA dan Chief Operating Officer STF Emi Ilmiah MA.

Dalam sambutannya, Amelia menyampaikan apresiasi atas keberhasilan masing-masing penerima beasiswa STF. “Selamat atas keberhasilan Anda semua lolos seleksi sehingga berhak menerima beasiswa dari donasi yang dipercayakan publik kepada STF,” katanya.

Data STF UIN Jakarta merilis ke-16 mahasiswa penerima beasiswa berasal dari berbagai fakultas UIN Jakarta. Diantaranya, Agung Perdana (FU/V), Asri Nurhidayah (FEB/V), Diah Puji Ayu Astuti (FITK/V), Eneng Siti Nurhaya (FST/V), Faizah Fitri (FITK/III), Hasin Abdullah (FSH/V), Latifa Rahmi (FDI/V), Lutfia Nur Q (FITK/III).

Selanjutnya, M. Ilham Lukman Hakim  (FSH/V), Nubzah Tsaniyah (FIDIKOM/III), Nada Fadilah  (FDI/III), Oktavia Sari (FEB/III), Suparman ((FSH/V), Sulaiman Ramdani (FSH/III), Siska Meilinda (FIDIKOM/III), dan Herdian Indra Susila (FISIP/III).

Selain meringankan beban pembiayaan kuliah, Amelia menambahkan, pemberian dana beasiswa diharapkan dapat menumbuhkan motivasi mereka untuk menebar kebaikan bagi yang lain. Terlebih dana beasiswa yang mereka terima juga berasal dari donasi masyarakat.

“Jangan berterima kasih ke STF. Berterimakasihlah ke masyarakat yang telah menitipkan kebaikannya untuk Anda dengan menebar kebaikan bagi orang lain yang juga membutuhkan kebaikan yang bisa Anda lakukan,” pesannya kepada para penerima beasiswa.

Di tepi lain, Zuhdi turut memberikan motivasi bagi mahasiswa penerima beasiswa. Menurutnya, mahasiswa penerima beasiswa adalah mahasiswa yang beruntung mengingat masih banyaknya mahasiswa yang harus menanggung biaya kuliah mandiri.

Untuk itu, Zuhdi menyarankan para mahasiswa memaksimalkan penerimaan beasiswa dengan belajar lebih giat baik di ruang kelas maupun berbagai aktifitas kemahasiswaan lainnya. “Pergunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Belajarlah di kelas dan aktiflah sebagai mahasiswa, sebab keberhasilan tidak ditentukan semata academic performance, tapi juga kekayaan pengalaman,” paparnya. (farah nh/zm)