Stand Up Comedy di UIN Jakarta Dihadiri Ribuan Mahasiswa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution, BERITA UIN Online– Bertempat di Auditorium Prof. Dr. Harun Nasution, Senin (10/6/2013), acara Stand Up Comedy  dihadiri ribuan mahasiswa UIN Jakarta. Ribuan kursi yang tersedia di lantai dasar dan ruang balkon atas terisi penuh. Bahkan, ratusan mahasiswa terpaksa harus berdiri menikmati aksi lawak panggung yang satu ini.

Stand Up Comedy bertajuk “Generasi 1990″ ini dimeriahkan oleh empat komik, yaitu, Cak Lontong, Ernest Prakasa, dan Temon, serta Mosidik.

Meski mengangkat tema “Generasi 1990″, para komik melawak dengan kritis tentang berbagai hal, misalnya, soal mahalnya dunia pendidikan, etika naik kapal terbang, gaya hidup anak muda kontemporer, dan lain-lainnya.

Tidak hanya banyolan mereka yang membuat tertawa pengunjung, tapi ekpresi tubuh dan mimik omongan mereka juga membuat orang tertawa terpingkal-pingkal.

Sebelum empat komedian Stand Up Comedy itu mengocok perut pengunjung, dua komedian dari UIN Jakarta, yaitu Budi dan Kamal- keduanya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Jakarta, didaulat untuk memulai acara. Kelucuan dan kritisisme keduanya pun tak kalah dengan empat komedian lainnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Dr. Sudranoto Abdul Hakim, MA menyatakan, sivitas akademik UIN Jakarta gembira dengan acara tersebut. “Kami sampaikan terima kasih kepada Metro TV dan tim Stand Up Comedy yang telah hadir di UIN Jakarta,” katanya.

Menurutnya, acara tersebut sangat diperlukan, karena dapat menjadi hiburan yang kritis. “Ungkapan-ungkapan yang disampaikan para komediannya jenaka, tapi menggelitik dan segar,” terang dia. Kedepan, harap dia, lahir para komedian intelektualis dari UIN Jakarta.

Komedi tunggal atau dalam bahasa Inggrisnya Stand-up comedy adalah salah satu genre profesi melawak yang pelawaknya membawakan lawakannya di atas panggung seorang diri, biasanya di depan pemirsa langsung, dengan cara bermonolog mengenai sesuatu topik. Orang yang melakukan kegiatan ini disebut pelawak tunggal atau komik. ( D Antariksa/Saifudin)