Gedung SPs, BERITA UIN Online – Sekolah Pasacsarjana (SPs) UIN Jakarta, Selasa-Rabu (30-31/1/2018), menyeleksi sedikitnya 86 calon mahasiswa baru pada program perkuliahan semester genap tahun akademik 2017/2018. Seleksi digelar di gedung SPs UIN Jakarta dan dilakukan secara serentak mulai pukul 08.00 WIB.

Jumlah peserta yang seleksi terdiri atas 44 orang program magister dan 42 orang program doktor. Sebanyak empat peserta program doktor di antaranya berasal dari lulusan program magister SPs UIN Jakarta. Terdapat pula empat calon mahasiswa asing, yaitu satu peserta dari Korea Selatan di program magister serta tiga peserta lain di program doktor masing-masing berasal dari Libya, Sudan, dan Malaysia.

Staf Akademik SPs UIN Jakarta Adam Hesa kepada BERITA UIN Online di ruang kerjanya menjelaskan, materi seleksi pada hari pertama berupa ujian tulis, meliputi Tes Potensi Akademik (TPA), English Proficiency Test (EPT), dan Tes bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (TIPA). Sedangkan pada hari kedua di jam yang sama materi seleksi berupa ujian lisan, yaitu proposal tesis/disertasi serta kemampuan membaca (text reading) bahasa Arab dan bahasa Inggris.

“Jumlah peserta seleksi di kedua program tak jauh berbeda dengan peserta pada seleksi perkuliahan ganjil tahun lalu,” ujarnya.

Berdasarkan pantuan BERITA UIN Online, suasana seleksi calon mahasiswa baru SPs UIN Jakarta berjalan tertib dan lacar. Hanya saja terdapat beberapa peserta yang sedikit mengalami keterlambatan masuk saat sesi pertama yang dimulai pukul 08.00. Pada seleksi tersebut, SPs UIN Jakarta melibatkan sedikitnya 30 pengawas dari unsur pegawai.

Menurut Adam Hesa, hasil seleksi akan diumumkan pada 9 Februari 2018 dan pendaftaran ulang bagi yang lolos seleksi pada 9-16 Februari 2018. Sedangkan masa orientasi studi mahasiswa baru digelar pada 19-21 Februari 2018.

“Waktu perkuliahan bagi mahasiswa baru dan lama semester genap efektif akan dimulai pada 26 Februari hingga 8 Juni 2018,” ujarnya. (ns)

Share This