Jakarta, BERITA UIN Online— Prodi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Jakarta menjadi prodi paling diminati siswa pendaftar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN). Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin MA, berharap ke depan kuota mahasiswa baru Prodi ini bisa diperluas sehingga bisa menampung lebih banyak peminat.

Demikian disampaikan Kamaruddin dalam konferensi pers dalam Konferensi Pers Kelulusan SPAN PTKIN di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Senin (30/4/2018). Hitungan terakhir pendaftar PTKIN melalui SPAN PTKIN, jumlah pendaftar masuk Prodi Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta mencapai 11.326 pendaftar sedang kuotanya hanya 56 orang.

“(Dengan komposisi begitu, red.) Menjadikan Perbankan Syariah UIN Jakarta dengan jumlah peminat tertinggi di Indonesia,” paparnya.

Kamaruddin menjelaskan, tingginya peminat Prodi Perbankan Syariah di jalur SPAN PTKIN searah dengan tingginya peminatan pada Prodi Perbankan Syariah, Prodi Ekonomi Syariah, dan Prodi Manajemen Keuangan Syariah di berbagai PTKIN tahun ini. Di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, misalnya,  total 10.523 pendaftar Prodi Perbankan Syariah sedang kuota yang diperebutkan hanya 60 mahasiswa.

Selanjutnya, Prodi Ekonomi Syariah UIN Jakarta dimana total pendaftar prodi ini mencapai 9.618 orang dengan jumlah diterima hanya 55 siswa. Kemudian, Prodi Perbankan Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan jumlah pendaftar 9.151 orang dan hanya diterima 85 siswa. Terakhir, Prodi Manajemen Keuangan Syariah UIN Bandung dengan jumlah pendaftar 8.625 orang dan hanya diterima 92 siswa.

Melihat tingginya peminatan masuk kuliah ke Prodi Perbankan Syariah, Kamaruddin berharap ke depan UIN Jakarta dapat membuka lebih besar lagi khususnya untuk Prodi Perbankan Syariah. Terlebih prodi Perbankan Syarah saat ini sedang booming. Sedang kuotanya sendiri diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing PTKIN. “Kita ingin lulusan prodi ini tidak hanya berkualitas melainkan juga dibarengi dengan jumlah mahasiswa yang signifikan dari PTKIN,” imbuhnya.

Sementara itu Rektor UIN Syarif Hidayatullah Prof. Dr. Dede Rosada MA mengatakan, jalur SPAN PTKIN khusus Prodi Perbankan Syariah merupakan jalur yang paling excellent. “Terkait terbatasnya kuota yang tidak seimbang dengan jumlah peminat yang membludak sebenarnya disebabkan oleh keterbatasan SDM, termasuk sarana prasarana penunjang dari Prodi Perbankan Syariah,” terangnya.

Diketahui, SPAN PTKIN merupakan salah satu jalur seleksi yang ditawarkan PTKIN. Tahun ini, UIN Jakarta menawarkan 30 Prodi di lingkungan fakultasnya, seperti Prodi Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Biologi, Hukum Tata Negara (Siyasah), Perbankan Syariah, dan Ekonomi Syariah. (farah nh/yuni nk/zm/kemenegri)