Halal bi Halal Sivitas Akademika UIN Jakarta

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Segenap sivitas akademik UIN Jakarta mengikuti acara Halal Bi Halal 1438 H, bertempat di Auditorium Harun Nasution, Rabu (12/7). Acara yang rutin dilaksanakan oleh seluruh sivitas akademik UIN Jakarta pasca Idul Fitri ini, dihadiri oleh Dirjen Sumber Daya Iptek Dikti, Kemristekdikti, Prof Dr Ali Gufron Mukti MSc PhD, sekaligus menjadi pembicara pada acara yang mengangkat tema Urgensi Penelitian dan Publikasi Internasional di Perguruan Tinggi Untuk Kemajuan Ummat tersebut.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta Prof Dr H Dede Rosyada MA mengapresiasi serta mengucapkan terimakasih atas kehadiran Dirjen, para pimpinan dan anggota senat, para Duta Besar serta seluruh sivitas akademika UIN Jakarta.

Tidak lupa, rektor juga mengapresiasi seluruh karyawan UIN Jakarta yang hadir dan telah mulai masuk kerja tepat pada waktu yang ditentukan.

Menurut rektor, “kegiatan ini merupakan rutinitas UIN Jakarta pasca Idul Fitri, sekaligus merupakan momen silaturrahim dan saling memaafkan diantara karyawan UIN Jakarta, juga sebagai warming up untuk siap kembali bekerja seperti biasa,” ujarnya.

Masih menurut rektor, acara Halal bi Halal kali ini sengaja mengangkat tema mengenai pentingnya penelitian bagi kemajuan umat. Pasalnya, sejarah mengatakan bahwa, kemajuan Islam dan pengetahuan tidak lepas dari sebuah penelitian yang dilakukan para ilmuan terdahulu.

“Kita tahu, bagaimana ilmuan Islam seperti Imam Nawawi, Imam Syafi’i, dan ilmuan lainnya melakukan penelitian dan penulisan dengan sangat serius sehingga menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kemajuan umat,” tandas rektor.

Ditegaskannya, untuk lebih mengembangkan keilmuan di UIN Jakarta, maka penelitian dan publikasi ilmiah yang terindeks SCOPUS terus ditingkatkan. Dengan harapan, bahwa hasil dari publikasi tersebut mampu mendongkrak kemajuan dan perkembangan keilmuan yang bermanfaat bagi umat.

Diakhir, rektor menyampaikan peningkatan peminat untuk menimba ilmu di UIN Jakarta. Dimana, tahun ini jumlah pendaftar mencapai 130 ribu orang, dengan kuota yang tidak lebih dari lima ribu orang.

“Hal ini membuktikan bahwa UIN Jakarta telah mendapatkan tempat dan kepercayaan di hati masyarakat untuk ikut serta mencerdaskan bangsa dan membentuk insan-insan cendikia yang mengintegrasikan keilmuan dan keislaman. Harapan besar kami adalah, UIN Jakarta mampu berkiprah dalam rangka mencerdaskan bangsa,” tandas Guru Besar Manajemen Pendidikan UIN Jakarta tersebut.

Di tempat yang sama, Prof Dr Ali Gufron Mukti MSc PhD secara umum mengatakan, bahwa penelitian dan penulisan merupakan suatu yang sangat penting guna mengembangkan keilmuan, terutama di lingkungan lembaga pendidikan.

“Ilmu pengetahuan dan Islam khususnya bisa berkembang apabila dilakukan penelitian, penulisan, dan publikasi ilmiah. Karena, Islam mengajarkan kepada kita untuk melakukan hal tersebut, sebagaimana ayat al-Qur’an yang pertama kali turun adalah anjuran untuk membaca dan terus belajar,” jelas Ali.

Ditambahkannya, saat ini masih ada pekerjaan rumah bagi para peneliti, yaitu masih miskinnya metodologi dan inovasi dalam penelitian. Oleh karenanya, kita harus terus belajar dan mengembangkan keilmuan dengan lebih menggiatkan penelitian serta publikasi karya ilmiah yang bermanfaat bagi umat.

“Tidak lupa saya mengucapkan selamat kepada UIN Jakarta yang telah melakukan publikasi 500 jurnal ilmiah dan telah terindeks SCOPUS. (lrf)

 

Share This