Siswa MP Kembali Boyong Mendali di Olimpiade Robotik

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone
Siswa Madrasah Pembangunan (MP) UIN Jakarta berhasil menyabet gelar juara pada kompetisi International Youth Robot Competition (IYRC) di Daejon, Korea Selatan, Sabtu-Senin (12-14/08).

Siswa Madrasah Pembangunan (MP) UIN Jakarta berhasil menyabet gelar juara pada kompetisi International Youth Robot Competition (IYRC) di Daejon, Korea Selatan, Sabtu-Senin (12-14/08).

Gd. MP, BERITA UIN Online— Siswa Madrasah Pembangunan (MP) UIN Jakarta berhasil menyabet gelar juara pada kompetisi International Youth Robot Competition (IYRC) di Daejon, Korea Selatan, Sabtu-Senin (12-14/08).

Saat ditemui tim BERITA UIN Online, Direktur MP Bahrissalim M.Ag mengatakan, tim MP berhasil meraih mendali emas dalam kategori Coding Mission A, mendali perak Coding Mission B, dan perak dalam Creatif Design.

“Selain prestasi sisi akademik yang terus kami tingkatkan, prestasi non akademik juga senantiasa kita perhatikan. Image bahwa sekolah-sekolah madrasah hanya identik dengan hal-hal yang berbau agama, mampu dipatahkan dengan prestasi non akademik yang telah diraih,” tambahnya.

Masih menurut Bahri, saat penerimaan siswa baru, panitia membuka dua kategorisasi, regular dan prestasi. Prestasi akademik maupun non akademik, dan bagi mahasiswa yang lolos melalui jalur prestasi akan diberikan beasiswa belajar serta difasilitasi guna pengembangan bakat yang dimilikinya.

Adalah Syahrozad Zalfa Nadia (Ocha), siswi Madrasah Pembangunan (MP) berusia sepuluh tahun yang kini duduk di kelas lima, berhasil meraih mendali emas pada kategori Coding Mission, Excelent Awardkategori Steem Mission, dan penghargaan yang sama pada kategori Creatif Design, serta perunggu pada kategori Creatif Design.

Tak hanya sendiri, Ocha ditemani Azka Hafidz yang pada kompetisi tersebut meraih perunggu dalam kategori Coding Mission B. Sedang untuk kelompok, Ocha, Azka, dan Andi Faiz Naufal meraih mendali perak kategori Creatif Design, dalam tim mesin Cap Batik Otomatis.

Di lain tempat, penanggungjawab Klub Robotik Madrasah Pembangunan (MP) Hilmatul Laily Waisnaini menuturkan, bersyukur dan bangga tim Indonesia mampu bersaing dan meraih mendali emas di kompetisi robotik internasional tersebut.

“Alhamdulillah, tim MP sebagai wakil dari Indonesia mencatatkan waktu tercepat pada ajang tersebut. Serta mampu menaklukkan utusan dari Israel sebagai pesaing ketat,” paparnya kepada BERITA UIN penuh haru.

Sebagai informasi, bagi Ocha, ini bukan kali pertama dirinya meraih juara. Sebelumnya, 23-24 Juli 2016 Ocha bersama adiknya yang masih duduk dibangku Taman Kanak-Kanak (TK), Roghid Putra Sidik (Ave) berhasil meraih empat penghargaan sekaligus. Dua penghargaan mendali untuk kategori Super Maze Solving dan Robot Kreatif, sedang dua penghargaan khusus untuk kategori Brick Speed dan Robot Rero, pada acara yang diselenggarakan oleh Al-Amin Robotic Challenge, Asian Robotic Championship (ARC) di Malaysia.

Lima bulan sebelumnya, dua kakak beradik ini pun berhasil mengukir prestasi dalam Asian Youth Robotic Olympiad (AYRO) di Singapura, 13-14 Maret 2016. Ocha dan Ave ditemani Andi Faiz Naufal Zain, berhasil meraih mendali emas pada kategori Soccer Robotic, mendali perak Maze Solving Junior, dan mendali perunggu kategori Aerial Robotic Junior.

Keberhasilan Ocha dan teman-teman merupakan persembahan yang luar biasa bagi Indonesia. Pasalnya, pengumuman juara dilaksanakan bertepatan dengan HUT RI Ke-71, maka dengan penuh bangga Sang Saka Merah Putih berkibar di Negeri Gingseng tersbut. (lrf)