Seminggu Awal Ramadhan, Kampus Sepi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


 

Kampus UIN, UINJKT Online – Seminggu selama awal Ramadhan ini, kampus UIN Jakarta nyaris sepi. Hal ini dikarenakan kegiatan perkuliahan masih libur sehingga suasana pun tidak seperti pada hari-hari biasanya. Kampus akan kembali normal pada Senin, 8 September mendatang di mana mahasiswa mulai kembali masuk kuliah.

Meski libur perkuliahan, namun aktivitas perkantoran tetap berjalan karena tidak ada ketentuan para pegawai libur pada awal Ramadhan. Hanya saja, jam kerja berubah dari pukul 07.30-16.00 menjadi pukul 07.30-15.00 atau maju satu jam dari hari biasa.

Aktivitas perkantoran, khususnya di bagian pelayanan publik seperti akademik dan kemahasiswaan baik di fakultas maupun di rektorat, terlihat sedikit ramai. Kesibukan terjadi karena banyak mahasiswa yang melakukan “transaksi”, terutama untuk menyelesaiakan administrasi perkuliahan yang tertunda. Sementara di bagian lain justru sebaliknya. Para pegawai tak terlihat banyak beraktivitas, terutama unit kerja yang bukan terkait dalam bidang pelayanan publik.(ns)

 

Seminggu Awal Ramadhan, Kampus Sepi

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone


 

Kampus UIN, UINJKT Online – Seminggu selama awal Ramadhan ini, kampus UIN Jakarta nyaris sepi. Hal ini dikarenakan kegiatan perkuliahan masih libur sehingga suasana pun tidak seperti pada hari-hari biasanya. Kampus akan kembali normal pada Senin, 8 September mendatang di mana mahasiswa mulai kembali masuk kuliah.

Meski libur perkuliahan, namun aktivitas perkantoran tetap berjalan karena tidak ada ketentuan para pegawai libur pada awal Ramadhan. Hanya saja, jam kerja berubah dari pukul 07.30-16.00 menjadi pukul 07.30-15.00 atau maju satu jam dari hari biasa.

Aktivitas perkantoran, khususnya di bagian pelayanan publik seperti akademik dan kemahasiswaan baik di fakultas maupun di rektorat, terlihat sedikit ramai. Kesibukan terjadi karena banyak mahasiswa yang melakukan “transaksi”, terutama untuk menyelesaiakan administrasi perkuliahan yang tertunda. Sementara di bagian lain justru sebaliknya. Para pegawai tak terlihat banyak beraktivitas, terutama unit kerja yang bukan terkait dalam bidang pelayanan publik.(ns)