Seminar Internasional M Fethullah Gulen: Perguruan Tinggi Islam Cetak Manusia Berkarakter

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Ruang Diorama, BERITA UIN Online–Untuk mencetak manusia-manusia yang berkarakter (berperadaban) diperlukan pembinaan yang terus-menerus. Pembinaan manusia yang demikian hanya dapat dilakukan oleh perguruan tinggi Islam.

Demikian Prof Dr Abdurrahman al-Naqib, Guru Besar  Filsafat Sejarah dan Pendidikan Universtas al-Manshur Mesir, dalam seminar internasional bertajuk “Bina al-Dzat al-Hadlari wa Mustaqbal al-Insan” di Ruang Diorama Auditorium Prof Dr Harun Nasution, Selasa (2/4/2013).

Menurutnya, perguruan tinggi di Barat tidak akan melahirkan manusia yang berkarakter, karena mereka menolak wahyu sebagai sumber ilmu pengetahuan. “Sedangkan di perguruan tinggi Islam, wahyu adalah sumber utama ilmu. Dari sinilah karakter manusia dibentuk,” katanya.

Ia menambahkan, melalui wahyu manusia dapat menemukan pribadi Nabi Muhammad SAW sebagai contoh pembinaan karakter.

Sementara Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Dirasat Islamiyah (FDI) Dr Usman Syihab MA menjelaskan,  M Fethullah Gulen adalah tokoh yang telah membangkitkan nilai-nilai spiritualitas Islam di dunia saat ini.”Beliau itu arsitek spiritualitas Islam,” ujarnya.

Dijelaskannya, Fethullah melakukan gerakan spritualitas Islam karena ia melihat dunia sedang dalam kondisi multikrisis.”Beliau melihat dunia dilanda krisis dalam seghala aspek, maka ia membuat gerakan spiritualitas Islam. Gerakan inilah yang dapat membendung budaya hedonis dan semacamnya,” sambung dia.

Rektor Prof Komaruddin Hidayat menyatakan, Fethullah Gulen adalah tokoh pembaharu dunia Islam. Karena itu pula, pihaknya mengapresiasi gerakan pembaharuan yang dilakukan tokoh asal Turki ini. “Ia mempromosikan Islam yang ramah dan pendekatan sufi,” imbuhnya.

Acara ini terselenggara atas kerjasama FDI UIN Jakarta dengan Fehullah Gulen Chair. Selain para dosen, hadir pula pembicara dari luat negeri dan para mahasiswa. (D Antariksa/Saifudin)