BERITA UIN Online – Rosyida Erowati, Dosen Bahasa dan Sastra, Fakultas Tarbiyah, UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dibuat berdecak kagum dengan gairah mahasiswa-mahasiswa Mesir untuk belajar Bahasa Indonesia. Antusias mahasiswa Mesir di luar dugaannya.

“Antusias mahasiswa Mesir belajar Bahasa Indonesia sungguh luar biasa. Mereka sangat bergairah dan ingin sekali pandai berkomunikasi Bahasa Indonesia. Cukup mengagumkan, “ujar Rosyida Erowati kepada BERITA UIN Online melalui jejaring Whatshapp, Kamis (13/4/2017).

Rosyida Erowati tiba di Mesir, 12 Maret dan pada 16 Maret, ia sudah mulai masuk kelas Bahasa Indonesia bagi mahasiswa Mesir di Pusat Kebudayaan Indonesia, KBRI Kairo.

“Saya mengajar di di Puskin, pusat kota Kairo, jalan Mosaddak. Mengajar setiap Selasa, Kamis dan Ahad, selama 90 menit tiap per pertemuan. Sementara di Al Azhar, ada pengajar lain juga. Setiap hari Senin dan Rabu, 90 menit tiap pertemuan. Ada 3 kelas. 2 kelas putra, 1 kelas putri. Setiap kelas, jumlah mahasiswanya berbeda-beda jumlahnya,” papar Rosyida, yang mengajar dengan bahasa pengantar Bahasa Inggris. Sekali-kali memakai Bahasa Prancis.

“Kami dari Indonesia, punya tim pengajar. Disebar ke berbagai wilayah. Tapi secara keseluruhan, kami sangat menikmati suasana belajar dan mengajar di sini,” tukasnya

Universitas Al Azhar, menurut Rosyida, sangat aktif melakukan promo pada para mahasiswa Mesir untuk belajar Bahasa Indonesia. Fenomena ini terlihat dari papan pengumuman, promo yang terpajang di kampus Al Azhar.

Kampus Al Azhar sepertinya menggerakan promo bagi para mahasiswanya karena melihat Indonesia sebagai negara yang berpenduduk mayoritas Islam dan memiliki khasanah keislaman yang menarik untuk dikaji.

“Sungguh saya ikut bahagia bisa berbagi Bahasa Indonesia bagi para mahasiswa Al Azhar Mesir. Bahagia ketika melihat satu kenyataan, bahwa mahasiswa kita saja, banyak yang enggan menggeluti secara detil Bahasa Indonesia,” ujar Rosyida, yang sekarang menempati satu aparteman di  dekat Puskin.

Apartemennya cukup luas. Ukuran apartemennya, ukuran satu rumah, 1 lantai 100 meter persegi. 2 kamar, 2 kamar mandi, 1 ruang tamu, dapur luas. Untuk membayar sewa apartemen per bulan, Rosyida harus mengeluarkan uang   4000 pounds, sekitar 230 USD. Sekitar Rp3.105.000

“Di waktu senggang, saya sekarang ambil kursus Bahasa Arab Mesir di daerah Syar’i Muiz itu. Gurunya anak Indonesia yang sudah tinggal di sini 9 tahun. Anak Tangerang, Kemal, “ ungkap Rosyida.

Siapa lagi yang mau menyusul Rosyida Erowati? Masih terbuka peluang untuk para dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta mengajar di Mesir. (Edy E)

 

Share This