Reza: Manfaatkan Hidup untuk Beribadah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Student Center, UINJKT Online -  Manusia diciptakan Allah SWT hanya untuk beribadah, sehingga manfaatkanlah waktu hidup yang sebentar ini dengan beribadah kepada-Nya. Karena suksesnya seseorang di yaumil akhir dilihat dari terhindarnya api neraka yang selanjutnya masuk surganya Allah SWT. Pernyataan tersebut disampaikan Trainer Trustco Multimedia, Reza Miladi Fauzan, saat Training Motivation dengan tema ”Agar Kuliah Tak Sekedar Status” yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Komisariat Dakwah  Extensi di Aula Student Center, Kamis (18/6).


”Ada yang bilang suksesnya seseorang itu, dilihat dari orang yang sudah mempunyai tahta, harta dan wanita, namun hal itu hanya kesuksesan sesaat yang belum tentu hari Kiamat nanti terbebas dari api nerakanya Allah SWT,” katanya.

Untuk menjadi seseorang yang sukses ada banyak cara. Di antaranya, pertama niat, karena niat merupakan salah satu doa untuk melakukan aktivitas dan agar terkabulnya doa tersebut diharapkan berdoanya dengan spesifik dan penuh harapan dari Allah SWT. Kemudian tahap selanjutnya yaitu kemauan, karena jika sudah mempunyai kemauan yang keras, maka cita-cita pun akan terekabulkan.

Tahap berikutnya, yaitu kemampuan, di mana seseorang yang ingin mempunyai cita-cita yang tinggi harap ada kemampuan, karena cita-cita kalau tidak ada kemampuan tidak akan berjalan. Tahapan terakhir  yaitu kesempatan, ”Di mana seseorang sudah berdoa, ada kemauan, punya kemampuan akan tetapi tidak punya kesempatan maka cita-cita pun tidak akan berjalan dengan mulus,” ucap pria yang pernah menjadi Capres BEM UIN Jakarta.

Di samping hal di atas untuk menjadi seorang yang sukses di dunia maupun akhirat lanjut dia, diupayakan mampu menyeimbangkan kepentingan, antara kepentingan dunia dengan akhirat. Mana yang wajib, mana yang sunnah dan mana yang sia-sia. Intinya manusia hidup di dunia ini harus mementingkan yang wajib terlebih dahulu dan bahkan bagi seseorang yang menginginkan sukses sejati hampir setiap saatnya beribadah pada Allah SWT untuk diberikan pahala surganya Allah SWT. []

Reza: Manfaatkan Hidup untuk Beribadah

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter: Hamzah Farihin

Student Center, UINJKT Online -  Manusia diciptakan Allah SWT hanya untuk beribadah, sehingga manfaatkanlah waktu hidup yang sebentar ini dengan beribadah kepada-Nya. Karena suksesnya seseorang di yaumil akhir dilihat dari terhindarnya api neraka yang selanjutnya masuk surganya Allah SWT. Pernyataan tersebut disampaikan Trainer Trustco Multimedia, Reza Miladi Fauzan, saat Training Motivation dengan tema ”Agar Kuliah Tak Sekedar Status” yang digelar Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Komisariat Dakwah  Extensi di Aula Student Center, Kamis (18/6).


”Ada yang bilang suksesnya seseorang itu, dilihat dari orang yang sudah mempunyai tahta, harta dan wanita, namun hal itu hanya kesuksesan sesaat yang belum tentu hari Kiamat nanti terbebas dari api nerakanya Allah SWT,” katanya.

Untuk menjadi seseorang yang sukses ada banyak cara. Di antaranya, pertama niat, karena niat merupakan salah satu doa untuk melakukan aktivitas dan agar terkabulnya doa tersebut diharapkan berdoanya dengan spesifik dan penuh harapan dari Allah SWT. Kemudian tahap selanjutnya yaitu kemauan, karena jika sudah mempunyai kemauan yang keras, maka cita-cita pun akan terekabulkan.

Tahap berikutnya, yaitu kemampuan, di mana seseorang yang ingin mempunyai cita-cita yang tinggi harap ada kemampuan, karena cita-cita kalau tidak ada kemampuan tidak akan berjalan. Tahapan terakhir  yaitu kesempatan, ”Di mana seseorang sudah berdoa, ada kemauan, punya kemampuan akan tetapi tidak punya kesempatan maka cita-cita pun tidak akan berjalan dengan mulus,” ucap pria yang pernah menjadi Capres BEM UIN Jakarta.

Di samping hal di atas untuk menjadi seorang yang sukses di dunia maupun akhirat lanjut dia, diupayakan mampu menyeimbangkan kepentingan, antara kepentingan dunia dengan akhirat. Mana yang wajib, mana yang sunnah dan mana yang sia-sia. Intinya manusia hidup di dunia ini harus mementingkan yang wajib terlebih dahulu dan bahkan bagi seseorang yang menginginkan sukses sejati hampir setiap saatnya beribadah pada Allah SWT untuk diberikan pahala surganya Allah SWT. []