Resensi Buku: Pengembang Islam dan Budaya Moderat

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

159Judul                         : Pengembang Islam dan Budaya Moderat

Penulis                      : Suwito, Abdul Gani Abdullah, dkk.

Penerbit                    : Young Progressive Muslim Publishing

Tahun Terbit              : Cet. I, September 2016

Halaman                   : xxii + 222 halaman

Prof. Dr. Harun Nasution adalah tokoh yang berkontribusi besar dalam pengembangan Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI), khususnya UIN Jakarta. Sosoknya dianggap fenomenal, reformis, serta mampu mengubah paradigma kajian keilmuan keagamaan di UIN Jakarta. Salah satu tonggak perubahan itu adalah pendirian Program Pascasarjana UIN Jakarta ketika beliau menjabat sebagai rektor kurun waktu 1973 sampai 1984. Selain itu, Harun Nasution adalah pengenal teologi rasional di lingkungan UIN (dahulu IAIN) masa itu.

Pasca penganugerahan Bintang Mahaputera Utama dari Presiden RI kepada Prof Harun Nasution sebagai tokoh Pengembang Budaya Moderat berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 83/TK/Tahun 2015, respon selanjutnya adalah seminar Refleksi Pemikiran dan Kontribusi Harun Nasution di Indonesia. Dan salah satu luarannya, muncul gagasan penerbitan buku tentang Harun Nasution ini, berisi bunga rampai komentar dan refleksi atas pengaruh dan jasanya untuk keilmuan dan keislaman di Indonesia.

Konten buku ini ditulis oleh murid langsung maupun tak langsung Harun Nasution, serta rekan-rekan seperjuangan. Beberapa tokoh penyumbang tulisan di buku ini antara lain Prof. Dr. Salman Harun, Prof. Dr. Nabilah Lubis, Prof. Dr. Abdul Gani Abdullah, Prof. Dr. Ridwan Lubis, serta banyak lainnya, yang masing-masing telah berkiprah baik di PTAI seluruh Indonesia maupun memegang peranan penting di kancah nasional. Selain komentar-komentar tersebut sebagai konten utama buku, terdapat resensi singkat buku-buku karya Prof Harun yang hingga kini masih dikaji utamanya di kalangan mahasiswa.

Buku ini terdiri dari tiga bagian. Bagian pertama berjudul Bapak dan Guru Sejati, memberikan potret kepribadian dan kesan pergaulan murid-muridnya ketika dididik oleh Prof Harun. Kemudian di bagian kedua, berjudul Pemikir Rasional Islam, berisi komentar proses dan kiprah pemikiran-pemikiran Harun Nasution utamanya dalam bingkai teologi rasional moderasi Islam. Terakhir, bagian ketiga berjudul Pendiri Pascasarjana Studi Islam, memuat sejarah dan kesan perkembangan IAIN menjadi UIN, paradigma kajian keilmuan keagamaan di PTAI, serta masa-masa awal Program Pascasarjana UIN Jakarta didirikan. (lrf/iqbal syauqi)