RENCANA STRATEGIS UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA

Kata Pengantar

Menjadi Destinasi Kajian Islam dan Menguatkan Legasi Modernisasi Pemikiran Keagamaan: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Menuju WCU

Assalamualaikum wr.wb.

Sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terbesar di Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengemban amanat umat untuk menjadi salah satu perguruan tinggi unggulan. Dalam usianya yang ke 60, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta telah mengalami berbagai perubahan, baik kelembagaan maupun wilayah kajian. Salah satu perubahan kelembagaan penting yang mengembangkan peran lembaga pendidikan tinggi Islam ini adalah transformasi kelembagaan dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) pada tahun 2002. Transpormasi tersebut dipandang tidak hanya sebagai sebuah kemajuan signifikan, namun juga sebagai tantangan untuk meningkatkan infrastruktur, pengembangan sistem dan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat, baik pada level nasional maupun internasional. Dalam konteks inilah pengembangan UIN membutuhkan strategi yang lebih terstruktur dan terukur baik dari sisi pengembangan sistem dan struktur organisasi dan tata kelola sumber daya manusia yang lebih rasional, budaya dan etos kerja yang lebih professional serta sistem tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel.

Renstra UIN Syarif Hidayatullah 2012-2016 menekankan pentingnya konstruksi filosofis penyelenggaraan perguruan tinggi dalam konteks universitas yang memiliki label Islam. Rencana Strategis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2017-2021 mencoba menerjemahkan kerangka filosofis tersebut ke dalam rencana penguatan kelembagaan dengan target menjadikan UIN Syarif Hidayatullah sebagai salah satu destinasi atau pusat kajian dan penelitian pemikiran Islam kebanggaan bangsa Indonesia di tingkat regional maupun global. Mimpi mulia ini bukan tanpa alasan. Sejak berdirinya lembaga pendidikan tinggi ini tahun 1957 dalam bentuk ADIA (Akademi Dinas Ilmu Agama), IAIN (Institut Agama Islam negeri) sejak tahun 1960 dan UIN (Universitas Islam Negeri) sejak tahun 2002, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dikenal sebagai Kampus Pembaharuan Pemikiran Islam. Salah satu alumni lembaga Pendidikan tinggi ini, yaitu Nurcholish Madjid bahkan dikenal sebagai “Gerbong” penarik gerakan pembaharuan pemikiran tersebut. Kita memiliki pemikir yang mumpuni dalam kajian Islam, seperti Harun Nasution (almarhum) dalam pembaharuan pemikiran Islam, Quraish Shihab dalam bidang Tafsir al-Qur’an, Mulyadi Kartanegara dalam kajian filsafat Islam, Kautsar Azhari Noor dalam studi agama-agama, Azyumardi Azra dalam bidang sejarah (dan politik Islam), Din Syamsuddin, Bahtiar Effendy, dan Saeful Mujani dalan kajian politik (Islam), Satria Effendi (almarhum), Atho Mudzhar dan Masykuri Abdullah dalam kajian hukum Islam, Zakiyah Daradjat (almarhum) dalam psikologi penyuluhan dan bimbingan keagamaan Islam, dan Mulyanto dan Husni Rahim dalam bidang Pendidikan, dll.

Dalam 60 tahun kiprahnya dalam penyelenggaraan Pendidikan tinggi, UIN Syarif Hidayatullah memiliki tradisi keilmuan yang cukup kuat didukung dengan sumber daya manusia lulusan dari perguruan tinggi bereputasi baik luar negeri maupun dalam negeri. Banyak dari mereka merupakan lulusan dari universitas-universitas di Barat seperti McGill, Leiden, Erasmus, Utrech, Groningen, Chicago, Columbia, UCLA, Temple, Hawaii, Harvard, Oxford, SOAS, Boston, Ohio, Colorado, Berkeley, Melbourne, Monash, Deakin, ANU, UNSW, Hamburge, Freien Berlin, Edinburgh, Durham, Auckland, Sourborne, Lille, dll., sebagian lainnya merupakan lulusan universitas-universitas di dunia Islam seperti al-Azhar, Aenu Syam, Cairo University, Ummul Qurra, King Abdul Saud, al-Daulah al-Ula, Zaitunah, Qartum, Ankara, Jamiatul Milla, IIUM, UKM, NTU, dll., bahkan ada dosen lulusan universitas Nanchang, Cina, dan sebagian lagi merupakan lulusan universitas-universitas terbaik di dalam negeri termasuk UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN SUKA, UI, IPB, UPI, UNPAD, ITB, dan UGM. Makna dari fakta ini adalah bahwa SDM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebenarnya mewarisi tradisi akademik unggulan national, regional dan global, dan ini adalah institutional capital yang sangat penting dan potensial.

Sebagai universitas yang memadukan ilmu agama dan ilmu umum, UIN Syarif Hidayatullah diharapkan menjadi center kajian integrasi ilmu dan agama yang ditransformasikan dalam kurikulum-kurikulum pendidikan dan pengajarannya. Perpaduan itu muncul baik dalam bentuk mata kuliah maupun prodi prodi yang telah dirancang khusus dan sudah berjalan. Kekhasan UIN Jakarta yang selama ini menjadi pusat atau jendela kajian keislaman Indonesia akan menjadikannya sebagai rujukan bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang bukan saja dalam dalam wilayah studi Islam namun juga ilmu-ilmu baru yang menjadi kajian UIN. Corak ini nantinya juga akan menjadi distingsi yang membedakannya dengan kampus lain sekaligus menempatkan UIN Jakarta sebagai destinasi baru diskursus integrasi ilmu yang dihasilkan dari pemikiran sivitas akademikanya dengan menempatkan lokus tri darma perguruan tinggi yang pada akhirnya akan melahirkan gagasan-gagasan baru yang unik dan orisinil.

Rencana Strategis (Renstra) UIN Syarif Hidayatullah ini disusun bukan didasarkan atas daftar keinginan (wishful list) kelembagaan, tetapi atas dasar pertimbangan hasil evaluasi sekaligus memperhatikan kebutuhan strategi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta di masa mendatang menjadikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta semakin dikenal luas dan direkognisi dunia. Pijakan saat Ini, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju transformasi dari Satker BLU (Badan Layanan Umum) menuju satker PTN Badan Hukum dengan penguatan dan pengokohan sebagai Universitas Riset, dimana seluruh indikator atas pemenuhan kedua status tersebut adalah menjadi langkah-langkah dan strategi kerja ke depan.

Renstra ini juga merupakan salah satu upaya dan strategi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam mengawal berbagai harapan dan keinginan dari stakeholders agar dapat direalisasikan. Secara internal Renstra ini merupakan pedoman dan rujukan bagi berbagai unit di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dalam merencanakan dan melaksanakan berbagai kebijakan dan program agar lebih integratif dan sinergis.

Pada awalnya, Rencana Strategis (Renstra) periode 2017-2021 ini merupakan milestone kedua dari rangkaian tiga milestones UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuju visi jangka panjang menjadi World Class University pada tahun 2026. Berdasarkan pertimbangan dan masukan dari berbagai pihak serta evaluasi hasil pencapaian renstra periode 2012-2016, maka kami mengusulkan perpanjangan masa pencapaian visi jangka panjang UIN menjadi World Class University pada tahun 2036.

Akhirnya, apresiasi setinggi-tingginya kepada berbagai pihak yang telah membantu terwujudnya dokumen Renstra ini. Ini merupakan sebuah langkah maju untuk mengubah kekhawatiran akan besarnya tantangan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ke depan menjadi sebuah ijtihad dan jihad dalam bentuk langkah yang strategis. Dengan institutional capital dan tradisi akademik yang ada, Renstra UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini diharapkan dapat mendorong mutu dan reputasi kelembagaannya lebih baik lagi, sehingga harapan kelembagaan menjadi destinasi mahasiswa dan juga dosen dalam belajar dan mengembangkan kajian dan penelitian pemikiran keislaman yang membanggakan menemui titik terang dan jalannya yang lapang. Semoga.

Billahi Taufiq wa al-Hidayah
Wassamulaikum Wr. Wb.

Jakarta, 31 Januari 2017

Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

ttd

Prof. Dr. Dede Rosyada, MA.

Share This