Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat memberikan sambutan pada Wisuda Sarjana Ke-103, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/02), bertempat di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Jakarta.

Auditorium Utama, BERITA UIN Online— Lulusan UIN Jakarta diharapkan mampu berkarya di wilayah profesional yang mereka minati. Namun, sebagai lulusan universitas dimana nilai-nilai Islam diinternalisasikan di dalamnya, kami juga berharap para lulusan bisa berkarya di atas landasan spirit dan etik Islam. Sebab itu, kami berharap para sarjana UIN Jakarta menjadi Profesional Islami.

Demikian disampaikan Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA, saat memberikan sambutan pada Wisuda Sarjana Ke-103, yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (18-19/02), bertempat di Auditorium Harun Nasution, Kampus I UIN Jakarta.

“Siap berkarya di berbagai profesi, baik keilmuan maupun keahlian, tanpa harus tercerabut akar identitas moralnya sebagai seorang Muslim,” tandas Guru Besar Metodologi Pendidikan tersebut.

Pada acara yang dihadiri Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Senat, serta para Wakil Rektor, Dekan, dan tamu undangan tersebut, rektor juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan UIN Jakarta atas totalitas dan komitmen dalam melaksanakan tugas mendidik dan melayani mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studinya.

Ditambahkan rektor, terkait tantangan dan kebutuhan pengembangan ke depan, di awal tahun ini, UIN Jakarta menyelenggarakan rapat kerja guna memadupadankan rencana dan program kerja yang akan ditempuh sepanjang tahun 2017, termasuk kaitannya dengan program-program kerja pada masa mendatang.

“Pada kesempatan tersebut, kita menyepakati tagline UIN Jakarta, yakni globality, autonomy, dan humanity atau globalitas, kemandirian, dan kemanusiaan,” jelasnya.

Dijelaskannya, masih oleh rektor, Tagline ini mencerminkan ikhtiar kita mengembangkan UIN Jakarta sebagai destinasi kajian keislaman dan ilmu pengetahuan.

“Sebagai lembaga pendidikan tinggi keislaman dan keilmuan, kita tidak ingin UIN Jakarta hanya menjadi perguruan tinggi biasa-biasa saja. Lebih dari itu, kita ingin, UIN Jakarta tampil di peta akademik global karena tradisi keilmuan dan mutu lulusan yang direkognisi publik,” harapnya lugas.

Sebagai catatan, pada wisuda kali ini, rektor melantik 1096 wisudawan yang terdiri dari 11 fakultas Program Sarjana, Pascasarjana Fakultas, Sekolah Pascasarjana, dan Program Doktor. (lrf)

Share This