Rektor: UIN Jakarta sebagai Pusat Peradaban Islam

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 



classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>

Auditorium Utama, UINJKT Online – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat mengungkapkan keinginan besarnya untuk menjadikan universitas ini sebagai pusat peradaban Islam. Karena itu ia meminta civitas akademika untuk menjadikan Ciputat sebagai serambi pusat peradaban Islam.

 

“Saya memohon kepada siapa pun agar bisa menjaga tradisi keislaman dan keindonesiaan yang telah mengakar di kampus ini,” pinta pria yang akrab disapa Mas Komar ini ketika menyampaikan sambutannya dalam Halal Bihalal Keluarga Besar UIN Jakarta di Auditorium Utama, Kamis (09/10) lalu. Halal Bi Halal yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf ini bertajuk “Menjadikan UIN Jakarta Sebagai Pusat Peradaban Islam”.

 

Selain itu, mantan Direktur Sekolah Pascasarjana ini juga  mengimbau sivitas akademika untuk menjungjung tinggi etika keilmuan (knowledge), kesalehan (piety), dan integritas (integrity) dalam kehidupan keseharian.

 

Senada dengan rektor, Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf  juga berharap UIN Jakarta menjadi pusat peradaban Islam. Bagi Dede keinginan tersebut bukan mustahil, bahkan sangat strategis. Sebab, menurut dia universitas ini sudah memiliki banyak prestasi dalam bidang keislaman baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

“Sudah saatnya kita memberikan informasi bahwa Islam adalah peradaban yang penuh kasih, modern, berkembang, dan rahmat bagi semua,” tuturnya. Ia meminta kepada sivitas akademika untuk menjadi agen pengubah yang mengikis citra negatif Islam menjadi positif. Ia percaya UIN Jakarta bisa menjawab tantangan masyarakat global tersebut.

 

Sementara itu, ketua pelaksana Halal Bi Halal Drs Syamsul Arifin M.Pd  saat memberikan laporan kepada hadirin mengatakan, kehadiran Dede Yusuf di UIN Jakarta dimaksudkan untuk memberi motivasi kepada civitas akademika untuk mengembangkan UIN Jakarta sebagai pusat peradaban Islam. [Nif/Ed]

 





Rektor: UIN Jakarta sebagai Pusat Peradaban Islam

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

 



classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id=ieooui>

Auditorium Utama, UINJKT Online – Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat mengungkapkan keinginan besarnya untuk menjadikan universitas ini sebagai pusat peradaban Islam. Karena itu ia meminta civitas akademika untuk menjadikan Ciputat sebagai serambi pusat peradaban Islam.

 

“Saya memohon kepada siapa pun agar bisa menjaga tradisi keislaman dan keindonesiaan yang telah mengakar di kampus ini,” pinta pria yang akrab disapa Mas Komar ini ketika menyampaikan sambutannya dalam Halal Bihalal Keluarga Besar UIN Jakarta di Auditorium Utama, Kamis (09/10) lalu. Halal Bi Halal yang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf ini bertajuk “Menjadikan UIN Jakarta Sebagai Pusat Peradaban Islam”.

 

Selain itu, mantan Direktur Sekolah Pascasarjana ini juga  mengimbau sivitas akademika untuk menjungjung tinggi etika keilmuan (knowledge), kesalehan (piety), dan integritas (integrity) dalam kehidupan keseharian.

 

Senada dengan rektor, Wakil Gubernur Jawa Barat H Dede Yusuf  juga berharap UIN Jakarta menjadi pusat peradaban Islam. Bagi Dede keinginan tersebut bukan mustahil, bahkan sangat strategis. Sebab, menurut dia universitas ini sudah memiliki banyak prestasi dalam bidang keislaman baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

“Sudah saatnya kita memberikan informasi bahwa Islam adalah peradaban yang penuh kasih, modern, berkembang, dan rahmat bagi semua,” tuturnya. Ia meminta kepada sivitas akademika untuk menjadi agen pengubah yang mengikis citra negatif Islam menjadi positif. Ia percaya UIN Jakarta bisa menjawab tantangan masyarakat global tersebut.

 

Sementara itu, ketua pelaksana Halal Bi Halal Drs Syamsul Arifin M.Pd  saat memberikan laporan kepada hadirin mengatakan, kehadiran Dede Yusuf di UIN Jakarta dimaksudkan untuk memberi motivasi kepada civitas akademika untuk mengembangkan UIN Jakarta sebagai pusat peradaban Islam. [Nif/Ed]