Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA meresmikan mulai digunakannya gedung baru Pusat Perpustakaan UIN Jakarta. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita, di ruang sirkulasi lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/9).

Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA meresmikan mulai digunakannya gedung baru Pusat Perpustakaan UIN Jakarta. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita, di ruang sirkulasi lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/9).

Gd. Pusat Perpustakaan, BERITA UIN Online— Rektor UIN Jakarta Prof Dr Dede Rosyada MA meresmikan mulai digunakannya gedung baru Pusat Perpustakaan UIN Jakarta. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita, di ruang sirkulasi lantai tiga Pusat Perpustakaan, Kamis (08/9).

Turut hadir dalam acara tersebut para Wakil Rektor Bidang Akademik Dr Fadhilah Suralaga M.Si, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr Yusran Razak MA, Wakil Rektor Bidang Kerjasama Prof Dr Murodi MA, para kepala biro, kabag, kasubbag, dan segenap jajaran sivitas akademika UIN Jakarta.

Dalam sambutannya, rektor berharap perpustakaan mampu menjadi penyokong bagi perkembangan keilmuan di UIN Jakarta. Oleh karena itu, jumlah referensi perlu ditambah, baik buku maupun jurnal-jurnal ilmiah hasil penelitian dari para dosen, yang disesuaikan dengan jumlah prodi yang ada dan baru dibuka.

“Selain itu, perpustakaan juga harus mampu menciptakan kondisi yang nyaman, tenang, dan jauh dari keramaian. Oleh karenanya, harus ada ruangan-ruangan khusus yang memang dipergunakan untuk penelitian para dosen (ruang peneliti), ruang baca, dan ruang serba guna, agar semuanya termanaje dengan baik,” himbau rektor.

Lebih jauh, Dede menyampaikan bahwa, tingkat kelulusan sarjana S1 mencapai 95 persen (sangat baik), semua ini tidak lepas dari adanya perpustakaan dengan jumlah referensi yang mumpuni.

Ditambahkannya, “tahun ini, UIN Jakarta menargetkan sebanyak 10 hingga 15 hasil penelitian yang di hak patenkan. Tentunya, penelitian yang berupa penemuan baru yang bersifat “menteknologikan pemikiran”,bukan melulu membahas tentang aliran-alirannya saja,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Perpustakaan UIN Jakarta Amrullah Hasbana S.Ag, SS, MA mengatakan, proses pemindahan seluruh buku dan kelengkapan perpustakaan selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan, kendati masih banyak yang perlu dibenahi.

“Walau proses perpindahan dari gedung lama perpustakaan utama ke gedung baru ini menemui sedikit kendala sehingga memerlukan waktu tambahan tiga hari, namun pusat perpustakaan ini telah siap dipergunakan,” ujarnya.

Masih menurut Amrullah, gedung pusat perpustakaan ini terdiri dari 11 lantai, sembilan lantai dipergunakan untuk kepentingan perpustakaan, dan sisanya diberdayakan untuk lahan parkir.

Diakhir sambutannya, Amrullah berharap dengan adanya Pusat Perpustakaan ini, mampu memberikan kontribusi bagi sivitas akademika UIN Jakarta, serta mutu layanan di perpustakaan ini semakin meningkat.

Sebagai informasi, spesifikasi gedung Pusat Perpustakaan UIN yang terdiri dari 11 lantai tersebut diantaranya, lantai satu dipergunakan untuk bagian resepsionis, lantai dua merupakan tempat penitipan tas dan barang, lantai tiga digunakan sebagai pusat layanan administrasi, sedangkan tempat koleksi buku terdapat di lantai empat.

Pada lantai lima, dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan koleksi karya-karya islami, sedang pada lantai enam merupakan tempat penyimpanan skripsi, tesis, dan disertasi. Lantai ini disebut juga dengan lantai UIN Syahid Ana, selanjutnya Canadian Corner, American Corner, Iranian Corner dan BI Corner yang pada gedung lama terdapat di lantai dua, kali ini ditempatkan di lantai delapan, sedangkan untuk lantai sembilan akan dipergunakan sebagai ruang terbuka dan café. (lrf)

Share This