Rektor: Peran PTAIN Penting dalam Kehidupan Berbangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Mohammad Yamin

Ruang Diorama, UIN OnlineRektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat menegaskan, peran PTAIN dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia kini sangat penting. Terlebih perkembangan pendidikan di PTAIN belakangan sangat dinamis.

“PTAIN sangat menghargai keislaman para wali yang terkenal dengan cirri khas kelembutan, baik dan damai sehingga tidak ada benturan dari pihak lain,” kata Komaruddin saat menyambut peserta Lokakarya BEM PTAIN se-Indonesia, di ruang Diorama, Selasa (20/4).

Komaruddin mengingatkan, selama ini Islam di Indonesia sebagai mayoritas justru kurang apresiatif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan keislaman. Hal itu bisa dilihat dari pergaulan anak muda yang cenderung tidak terkontrol. Berbeda dengan islam minoritas semakin banyak cobaan semakin kuat keislamannya.

Padahal, pemahaman Islam dari segi budaya sangat luwes. Sejak awal masuknya Islam ke tanah air yang dibawa oleh para pedagang dari wilayah Gujarat, Islam tampil dengan menjunjung tinggi toleransi, mampu menjadi mayoritas, dan membuat wilayah pantai sebagai social culture dan pusat peradaban.

“Wilayah geografis Indonesia turut mempengaruhi perkembangan Islam di Indonesia sehingga perbedaan faham sangat mungkin terjadi. Akan tetapi inilah yang membuat Islam diterima walaupun ada perbedaan, tidak terjadi benturan-benturan, karena Islam menjunjung toleransi yang tinggi,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan itu, Rektor prihatin dengan kecenderungan dari partai politik dan organisasi Islam yang hanya memikirkan negara tanpa memikirkan perkembangan Islam. Mereka hanya tahu bagaimana cara mendapat kursi kepemimpinan dan memperkaya diri.

“Sudah saatnya Islam berpikir lebih jauh. Jangan hanya di pinggiran. Alumni PTAIN harus mempunyai strategi bagaimana mengembangkan Islam di zaman yang penuh tantangan ini,” ujar  guru besar Filsafat itu. []

Rektor: Peran PTAIN Penting dalam Kehidupan Berbangsa

Print This Post Print This Post
Tweet about this on TwitterShare on FacebookShare on Google+Email this to someone

Reporter : Mohammad Yamin

Ruang Diorama, UIN OnlineRektor UIN Jakarta Prof Dr Komaruddin Hidayat menegaskan, peran PTAIN dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia kini sangat penting. Terlebih perkembangan pendidikan di PTAIN belakangan sangat dinamis.

“PTAIN sangat menghargai keislaman para wali yang terkenal dengan cirri khas kelembutan, baik dan damai sehingga tidak ada benturan dari pihak lain,” kata Komaruddin saat menyambut peserta Lokakarya BEM PTAIN se-Indonesia, di ruang Diorama, Selasa (20/4).

Komaruddin mengingatkan, selama ini Islam di Indonesia sebagai mayoritas justru kurang apresiatif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan keislaman. Hal itu bisa dilihat dari pergaulan anak muda yang cenderung tidak terkontrol. Berbeda dengan islam minoritas semakin banyak cobaan semakin kuat keislamannya.

Padahal, pemahaman Islam dari segi budaya sangat luwes. Sejak awal masuknya Islam ke tanah air yang dibawa oleh para pedagang dari wilayah Gujarat, Islam tampil dengan menjunjung tinggi toleransi, mampu menjadi mayoritas, dan membuat wilayah pantai sebagai social culture dan pusat peradaban.

“Wilayah geografis Indonesia turut mempengaruhi perkembangan Islam di Indonesia sehingga perbedaan faham sangat mungkin terjadi. Akan tetapi inilah yang membuat Islam diterima walaupun ada perbedaan, tidak terjadi benturan-benturan, karena Islam menjunjung toleransi yang tinggi,” ujar Rektor.

Dalam kesempatan itu, Rektor prihatin dengan kecenderungan dari partai politik dan organisasi Islam yang hanya memikirkan negara tanpa memikirkan perkembangan Islam. Mereka hanya tahu bagaimana cara mendapat kursi kepemimpinan dan memperkaya diri.

“Sudah saatnya Islam berpikir lebih jauh. Jangan hanya di pinggiran. Alumni PTAIN harus mempunyai strategi bagaimana mengembangkan Islam di zaman yang penuh tantangan ini,” ujar  guru besar Filsafat itu. []